'Pak SBY, Larang Walikota Kupang Berkunjung ke Australia'

'Pak SBY, Larang Walikota Kupang Berkunjung ke Australia'

- detikNews
Senin, 13 Jun 2005 08:50 WIB
Jakarta - Keprihatinan atas kasus busung lapar banyak 'dikeluhkan' masyarakat kepada Presiden SBY. "Hari gini masih ada yang busung lapar?" dan "Pak SBY harap larang Walikota Kupang melakukan kunjungan ke Australia" adalah contohnya.Yang pertama merupakan isi pesan layanan singkat (SMS) dari Haska Hasibuan. SMS kedua dikirimkan oleh Gustiawan Walawengu, seseorang yang mengaku sebagai putra Nusa Tenggara Timur (NTT), daerah yang terparah dilanda krisis gizi. Keduanya adalah sebagian dari pembaca detikcom yang mengirim SMS kepada Presiden SBY melalui nomor telepon seluler 0811-109-949 dan mengirimkan bunyi SMS-nya pada kami, Senin (13/6/2005)."Begitu saya tahu ada access ngirim SMS kepada Presiden, saya langsung buka ponsel dan mengirim SMS. Yang jadi concern saya akhir-akhir ini adalah berita adanya busung lapar di beberapa daerah. Bagi saya ini sangat menyedihkan, ironis," tulis Haska. Lalu, ia mengirim SMS bergaya ABG: Yth Bpk Presdien RI, Gini Hari Masih Ada Yang Busung Lapar ??! Alangkah Ironisnya. "Saya berharap dengan gaya seperti ini Presiden kita dapat lebih memaknai pesan yang saya kirim," tukas Haska.Sementara Gustiawan menceritakan SMS-nya kepada Presiden SBY adalah dukungan dia terhadap pemberantasan korupsi. Dan yang paling utama permohonannya sebagai Putra NTT agar SBY melarang Walikota Kupang dan jajaran muspidanya yang hendak melakukan kunjungan ke Australia."Karena situasi NTT saat ini sedang di landa keprihatinan yang mendalam akibat terjadinya gagal panen dan wabah busung lapar, apalagi dalam waktu dekat akan ada KLB tentang Busung Lapar," tulis Gustiawan.Apakah Anda juga mengirim SMS kepada Presiden? Apa isinya? Kirimkan kopinya sesuai aslinya pada kami di redaksi@staff.detik.com. (gtp/)


Berita Terkait