Penggeladahan kamar napi dilakukan setelah situasi bisa dikendalikan. Wakapolda Aceh Brigjen Bambang Soetjahyo bersama sejumlah petinggi polisi dan TNI ikut masuk ke LP. Setelah menghitung jumlah napi, polisi menyisir kamar tahanan.
Di sana, polisi menemukan senjata tajam, ponsel, laptop, 1 kg ganja, dan 10 paket sabu. Barang bukti tersebut selanjutnya dibawa keluar dari LP untuk diamankan polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi hingga kini masih menyelidiki bagaimana barang haram tersebut bisa masuk ke LP. Padahal setiap tamu yang masuk diperiksa petugas di pintu utama.
"Sedang kita selidiki kenapa ada narkoba di dalam. Tadi jumlah narkoba belum kita timbang. (Diperkirakan) ganja 1 kg, sabu 10 paket sekitar 5-10 gram," jelas Bambang.
Kerusuhan di LP Banda Aceh terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Para napi membakar satu unit mobil dan ruang perkantoran di dalam LP. Sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Situasi bisa dikendalikan sekitar pukul 13.00 WIB.
Akibat kerusuhan tersebut, tujuh napi diamankan polisi. Mereka dibawa ke Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan. (asp/asp)










































