ADVERTISEMENT

Terlibat Sindikat Curanmor, PNS di Mataram Ditangkap

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 04 Jan 2018 10:06 WIB
Sindikat pencurian kendaraan bermotor di Mataram, NTB, ditangkap polisi (Foto: Dok. Istimewa)
Mataram - SH (48) ditangkap anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, pegawai negeri sipil (PNS) ini terlibat dalam sebuah pencurian motor.

Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Kristiaji melalui Kasubdit Jatanras Polda NTB AKBP Herman Suryono mengatakan, tersangka ditangkap bersama 5 pelaku lainnya.

"Total ada enam pelaku, salah satunya SH ini, dengan perannya berbeda-beda, ada yang menjadi pemetik (eksekutor), penadah," kata Kristiaji kepada detikcom, Kamis (4/1/2018).

Selain SH, lima pelaku lainnya yakni RH (31), M (29), ME (29), LFA (30), dan FR (41). Mereka diciduk di beberapa lokasi terpisah pada Selasa (2/1).

Para pelaku bersama-sama melakukan pencurian motor milik korban bernama M Hafsin (24) di parkiran kampus IAIN Mataram, pada Kamis (11/5/2017) sore. Motor Suzuki Satria FU milik Hafsin saat itu tidak terkunci setang.

Barang bukti sepeda motor yang dicuri pelakuBarang bukti sepeda motor yang dicuri pelaku (Foto: Dok. Istimewa)

"Korban saat itu sedang berada di toko di samping kampus dan setelah kembalinya dari toko ke TKP melihat motor miliknya sudah hilang, sehingga pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 9 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Mataram," terang Herman.

Lama berselang setelah kejadian itu, polisi menerima informasi akan adanya transaksi motor bodong di sekitar Gunung Sari, Lombok Barat. Polisi kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan dua orang yang tengah bertransaksi.

"Setelah diinterogasi oleh petugas bahwa orang yang membawa motor tersebut adalah orang suruhan dan petugas lngsung melakukan pengembangan, selanjutnya petugas mengamankan orang yang diduga sebagai pelaku berjumlah 5 orang," tandasnya. (mei/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT