Penyakit yang menggorogotinya ini membuat Atto tak bisa lagi bekerja sebagai buruh serabutan seperti dulu kala. Atto kini hidup di sebuah gubuk di Dusun Berdikari 1, Desa Mataallo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Untuk bertahan hidup, Atto kini hanya berharap dari pemberian tetangga. Penderitaan Atto seakan sedikit terobati saat sejumlah aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mendatangi gubuknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama dua jam Kapolres Gowa bercengkerama perihal pengalaman hidup kakek Atto. Shinto berjanji akan memberikan bantuan sebisa mungkin untuk membantu meringankan beban hidup kakek ini.
"Luar biasa walaupun telah menderita sekian lama, namun beliau tetap semangat untuk sembuh dan mampu mandiri seperti dulu dan saya sudah perintahkan kepada anggota (polisi) untuk melakukan renovasi rumah, termasuk fasilitas kamar mandi," kata AKBP Shinto Silitonga. (asp/asp)










































