DetikNews
Kamis 04 Januari 2018, 08:54 WIB

Soal #HoaxMembangun, Menkominfo: Berilah Waktu untuk BSSN

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Soal #HoaxMembangun, Menkominfo: Berilah Waktu untuk BSSN Menkominfo Rudiantara (Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto)
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara turut mengomentari kalimat kontroversial 'hoax membangun' yang dilontarkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi. Ia menuturkan, sebaiknya masyarakat memberikan waktu kepada BSSN untuk menghadapi permasalahan siber di Indonesia.

Rudiantara menjawab pertanyaan detikcom, Rabu (3/1/2018), yakni bagaimana dia selaku Menkominfo menanggapi pernyataan Djoko soal hoax membangun. Padahal selama ini hoax dipahami sebagai sesuatu yang sepenuhnya tak diperbolehkan.

"Berikan waktu kepada BSSN untuk menyiapkan dirinya menghadapi permasalahan keamanan dunia siber di Indonesia," jawab Rudiantara.

Dia menyatakan Kominfo mendukung BSSN. Selain BSSN yang bakal melindungi masyarakat dari kejahatan siber, Kominfo juga mengoperasikan Indonesia Security Incident Respons Team on Internet Infrastructure (IDSIRTI) untuk tujuan yang sama.

"Sambil memastikan kesiapan untuk ditransfer, organisasi IDSIRTI (yang melindungi masyarakat Indonesia dari kemungkinan serangan siber seperti kejadian Wannacry dan Petya) tetap dioperasikan oleh Kominfo karena di dunia, setiap hari ada jutaan 'attack' dan Indonesia masuk 10 besar negara target (kejahatan siber)," lanjutnya.

Seperti diketahui, Djoko melontarkan pernyataan yang menjadi kontroversial di media sosial usai dirinya dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (3/1) kemarin. Pernyataan hoax membangun pun terlontar ketika Djoko menjawab pertanyaan wartawan terkait pengaruh BSSN dalam menghalau hoax. Berikut adalah tuturan lengkap Djoko:

Sangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi.

Pada malam harinya, Djoko mengklarifikasi bahwa dia tidak bermaksud membenarkan hoax. Pernyataan yang viral dikenal sebagai #HoaxMembangun itu dimaksudkannya untuk mengetes respons publik. Djoko meminta maaf atas ucapan hoax membangun itu.

"Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf. Tapi niat saya nggak begitu sebenarnya," ujar Djoko kepada detikcom, tadi malam.



(yas/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed