Dapat Cuti Bersyarat, 2 Anak Buah Suami Inneke Koesherawati Bebas

Dapat Cuti Bersyarat, 2 Anak Buah Suami Inneke Koesherawati Bebas

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Rabu, 03 Jan 2018 18:51 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta - Hardy Stefanus dan M Adami Okta telah bebas dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Keduanya, yang merupakan terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla, mendapat cuti bersyarat.

"Sudah bebas. Hardy tanggal 25 Desember 2017 dan M Adami Okta 30 Desember 2017," kata Kabag Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Ade Kusmanto kepada detikcom, Rabu (3/1/2018).

Hardy dan Adami merupakan mantan anak buah Fahmi Darmawansyah (suami Inneke Koesherawati), yang juga dijerat dalam kasus itu. "Mereka bebas (karena) dapat program cuti bersyarat. CB namanya. Program integrasi bagi narapidana yang telah memenuhi syarat dan ketentuan," kata Ade.

Baik Hardy maupun Adami divonis 1,5 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan pada Mei 2017. Keduanya juga mendapatkan status justice collaborator (JC) sehingga memudahkan untuk mendapatkan cuti bersyarat.

"Yang berkelakuan baik dan pidananya maksimal 1 tahun 6 bulan, telah membayar denda, dan telah menjalani dua pertiga masa pidana. Yang terakhir, telah mendapat JC dari KPK," tutur Kusmanto soal syarat mendapatkan cuti bersyarat.

Dalam perkara tersebut, keduanya berperan sebagai perantara suap dari Fahmi kepada beberapa pejabat Bakamla. Fahmi memberi suap kepada beberapa pejabat Bakamla dan Ali Fahmi selaku narasumber Kepala Bakamla pada Maret 2016, supaya lolos dalam tender pengadaan satelit monitoring di Bakamla senilai Rp 400 miliar.

Terkait bebasnya Hardy dan Adami, KPK berharap keduanya tak mengulangi perbuatan yang sama. "Putusan pengadilan tentu harus kita hormati. Jika seseorang sudah menjalani hukuman, yang diharapkan adalah tidak mengulang perbuatan dan mengajak pihak lain untuk menjauhi korupsi," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dihubungi terpisah. (nif/dhn)