DetikNews
Rabu 03 Januari 2018, 17:55 WIB

Saudara Atut Akui Sudah Punya Calon Pendamping di Pilwalkot Serang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Saudara Atut Akui Sudah Punya Calon Pendamping di Pilwalkot Serang Foto: Tim Infografis detikcom
Serang - Bakal calon Wali Kota Serang, Vera Nurlaela Jaman, belum juga mengumumkan pendamping hingga hari ini. Saudara mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah ini mengaku sudah mengantongi nama dari birokrat dan politikus.

"Tinggal nunggu sebentar lagi. Yang pasti muncul satu, ada politikus, birokrat, macam-macam," kata Vera kepada wartawan sambil tersenyum di Kota Serang, Banten, Rabu (3/1/2018).

Istri Wali Kota Serang Haerul Jaman ini juga mengaku sudah mengantongi empat nama calon wakil wali kota yang akan mendampinginya. Namun nama calon wakil tersebut akan disampaikan pada waktu yang tepat oleh partai koalisi.

"Tinggal dari partai saja yang mengumumkan. Tinggal partai yang resmi mengumumkan, sabar dulu," katanya.

Di Pilwalkot Serang, Vera maju diusung oleh koalisi gemuk: Golkar, PKB, PKPI, NasDem, PBB, dan Demokrat. Hanya, lima hari menjelang pendaftaran, ia belum juga mengumumkan calon wakil wali kota.

Sebelumnya, menjelang pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota pada 8-10 Januari, KPU Kota Serang meminta setiap pasangan calon menyiapkan persyaratan pendaftaran. Ada 24 syarat yang diminta agar setiap calon memenuhi syarat mendaftar sebagai kandidat sah.

Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin menjelaskan, dari 24 syarat, setiap calon wajib memenuhi dokumen yang diminta oleh penyelenggara. Setiap calon juga diminta agar mempelajari persyaratan secara matang.

"Saat mendaftar, calon sudah siap, baik dari parpol maupun perseorangan," kata Heri Wahidin saat sosialisasi di hadapan pasangan calon di Pilwalkot Serang, Banten, Rabu (3/1/2017).

Di samping itu, komisioner KPU Kota Serang Fierly Mabruri meminta para pasangan menyiapkan dokumen yang syaratnya menjadi wajib dan sah.

Dokumen tersebut adalah Model B-1-KWK berupa keputusan DPP partai dan ditandatangani oleh ketua umum dan sekjen. Kedua, model B-2-KWK berupa dokumen kesepakatan koalisi antarparpol. Ketiga adalah model B-3-KWK atau dokumen kesepakatan antara pasangan calon dengan partai politik.

"Jika tidak ada dan tidak sah, sampai masa pendaftaran berakhir, kita nyatakan tidak memenuhi syarat," katanya.

Khusus pasangan calon perseorangan, Fierly meminta calon pendaftar menyiapkan dokumen rekapitulasi jumlah dukungan. Dokumen ini harus sesuai dengan rekapitulasi yang dilakukan oleh pleno KPU Kota Serang.

Jika persyaratan terpenuhi, setiap calon wali kota dan wakil wali kota akan diperiksa kesehatannya. KPU sepakat memilih Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara sebagai lokasi tes kesehatan calon pada 11-15 Januari 2018.

Bila ada calon yang tidak lolos di uji kesehatan, Fierly mengatakan partai harus menyiapkan pengganti.

"Apa yang disampaikan tim pemeriksa bersifat final dan tidak bisa diuji pembanding. Jika tidak memenuhi syarat, harus diganti," katanya,

Hadir di sosialisasi ini pasangan perseorangan Samsul Bahri-Rohman, Samsul Hidayat, dan Vera Nurlaela Jaman.
(bri/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed