G8 Setuju Pemberian Keringanan Utang Bagi Afrika
Minggu, 12 Jun 2005 02:11 WIB
Jakarta - Delapan negara maju yang tergabung dalam G8, menyepakati pemberian keringanan utang kepada negara-negara di Afrika, untuk mengurangi angka kemiskinan dan berbagai penyakit yang membuat matinya jutaan penduduk.Demikian disampaikan oleh Perdana Menteri Luxembourg Jean-Claude Juncker, sebagaimana dikutip dari News.Com.Au, Minggu (12/6/2005).Persetujuan pemberian keringanan utang ini diputuskan melalui sidang menteri-menteri keuangan G8 yang berlangsung cukup alot. Diperkirakan keringanan utang (pemotongan utang) ini bakal mencapai US$ 40 miliar.Menteri keuangan Inggris, Gordon Brown yang memimpin pertemuan para menteri keuangan G8 di London mengatakan, sekarang bukan waktunya untuk berdiam diri, sekarang saatnya untuk mengambil langkah yang berarti. Pembicaraan itu dilakukan satu bulan sebelum para pemimpin dunia - dan ribuan pegiat antikorupsi berkumpul di Glenagles di Skotlandia dalam pertemuan puncak G8.Inggris berjanji untuk menjadikan upaya mengurangi kemiskinan sebagai agenda pertemuan puncak.Rencana Inggris mendapat dukungan saat Gedung Putih memastikan Amerka Serikat dan Inggris sepakat untuk menerapkan langkah keringanan utang. Dalam pertemuan G8 ini disepakati 18 negara bakal mendapatkan keringanan utang, di antaranya 14 negara berada di Afrika.
(san/)











































