DetikNews
Selasa 02 Januari 2018, 22:12 WIB

Pilgub Sulsel 2018

Nurdin Halid Tak Sertakan PPP Djan Faridz sebagai Partai Pengusung

Reinhard Soplantila - detikNews
Nurdin Halid Tak Sertakan PPP Djan Faridz sebagai Partai Pengusung Nurdin Halid (Reinhard Soplantila/detikcom)
Makassar - Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) tidak akan menyertakan Partai Persatuan Pembangunan versi Djan Faridz sebagai partai pengusungnya saat mendaftar ke KPU nanti.

Menurut Nurdin Halid, keputusan tersebut diambil setelah Mahkamah Agung memutuskan kepengurusan PPP yang sah secara hukum adalah PPP yang dipimpin Romahurmuziy. Meski demikian, PPP tetap dicantumkan sebagai salah satu partai pendukung.


"PPP Djan Faridz, untuk menghindari hal-hal yang tidak sesuai hukum karena kami taat hukum dan taat asas, kami tidak mengikutkan PPP Djan Faridz sebagai partai pengusung, tapi tetap sebagai partai pendukung," ujar NH di kantor DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Botolempangan, Makassar, Selasa (2/1/2018).

Nurdin-Aziz dijadwalkan akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulsel pada 8 Januari 2018.


Nurdin mengaku khawatir jika PPP Djan Faridz tetap didaftarkan ke KPU bersama partai pengusung lainnya. Dia mengaku saat ini telah siap mendaftar ke KPU Sulsel.

"Tim saya tim GNH-17 dan tim partai telah siap, sekarang sekitar 90 persen dan kita sudah menyurat ke KPU untuk mendaftar," ujar Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu.


Untuk maju di Pilgub Sulsel, pasangan Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar telah mendapat dukungan dari Partai Golkar, Partai NasDem, PKPI, PKB, dan Partai Hanura.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed