"Istana Kepresidenan memastikan bahwa pesan berantai tersebut merupakan berita bohong," kata Bey lewat keterangan tertulisnya, Selasa (2/1/2018).
Di dalam pesan tersebut, Jokowi disebut menyampaikan pidato di Stadion Utama Senayan di depan seratus ribu hadirin. Jokowi disebut menyampaikan pidato itu sebagai tanggapan atas maraknya aksi demonstrasi pasca-Pilkada DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan Jokowi dalam berbagai kesempatan selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghentikan maraknya penyebaran berita bohong atau hasutan yang mengandung fitnah dan kebencian.
"Marilah bersama-sama kita hentikan penyebaran berita bohong atau hasutan, yang mengandung fitnah dan kebencian di media sosial. Mari kita tunjukkan nilai-nilai kesantunan dan nilai-nilai kesopanan sebagai budaya Indonesia," kata Presiden di Istana Merdeka, 8 Juni 2017. (jbr/tor)











































