Nia-Mia Dipisahkan Dalam Waktu Empat Jam
Sabtu, 11 Jun 2005 16:19 WIB
Jakarta - Akhirnya, si kembar siam Nia dan Mia Ayu Lestari berhasil dipisahkan. Tim dokter bedah RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) sukses mengoperasi Nia-Mia hanya dalam kurun waktu kurang dari empat jam.Sebagai perbandingan, operasi pemisahan bayi kembar siam Dwipayanti-Dwipayani di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, pada Minggu 30 Januari 2005 memakan waktu 21 jam. Sedangkan operasi pemisahan Angie dan Angelie di RS Gleneagels, Singapura, pada Sabtu 21 Mei 2005 memakan waktu 10 jam.Operasi Nia-Mia, yang sedianya dimulai pukul 08.00 WIB ternyata molor satu jam tanpa diketahui penyebabnya. Sukses, sekitar pukul 12.51 WIB, tim dokter bedah RSCM berhasil memisahkan Nia-Mia."Pemisahan terkahir pada saat pemotongan dada dan tulang iga," ujar Ketua Tim Humas Operasi Dr Soedjatmiko kepada wartawan di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2005).Saat ini, tim dokter tengah melakukan proses penyelesaian tahap akhir. Yakni tahap penjahitan untuk merapatkan kulit-kulit yang terkena sobekan. Walaupun semua tahap belum terlewati, tim dokter sudah bisa mengatakan Nia-Mia berhasil dipisahkan. "Jika kekurangan kulit untuk menambal, kita akan menggunakan kulit imitasi," tutur Soedjatmiko bangga. Tim yang menangani Nia-Mia pun bertambah menjadi dua orang. Keduanya berasal dari dokter spesialis anestesi (Pembiusan). Saat ini situasi di lokasi cukup ramai. Terlihat segenap keluarga besar Ayah Nia-Mia, Mulyadi (28), yang setia menunggu proses operasi pemisahan yang memakan biaya Rp 500 juta ini. Puluhan wartawan dan fotografer dari media cetak maupun elektronik juga terlihat menunggu di Ruang Tunggu Instalasi Bedah Pusat RSCM.Ibunda si kembar, Nurlela (22) saat ini sudah tenang dibanding sebelum operasi berakhir. Usai operasi, Nurlela tampak senang dan terlihat sering tertawa dan bercanda dengan anggota keluarga lainnya. Sebelum ada kabar keberhasilan operasi, Nurlela terlihat tegang.
(ism/)











































