Terancam Gempa dan Tsunami, Warga Padang Kembali Cemas
Sabtu, 11 Jun 2005 15:15 WIB
Padang - Musibah gempa dan gelombang Tsunami yang mengguncang provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Nias beberapa waktu lalu, kini kembali menjadi momok menakutkan bagi warga kota Padang, Sumatera Barat. Ketakutan kali ini, dipicu oleh pemberitaan sejumlah media yang melansir hasil riset pakar asing tentang kemungkinan gempa berkekuatan 7,5 sampai 9 SR kembali mengguncang Sumatera."Saya baru baca koran tadi malam. Di sana disebutkan, bila gempa itu betul-betul terjadi maka wilayah di sepanjang pantai barat Sumatera akan dihantam Tsunami," ujar Ardinal (35) ketika ditemui detikcom saat membahas pemberitaan media tersebut dengan sejumlah sejawatnya di sebuah kedai kopi di kawasan Pasar Raya Padang, Sabtu (11/6/2005). Warga kelurahan Parupuk Tabing Padang ini mengaku cemas dan memastikan akan mengungsikan keluarganya ke Bukittinggi dalam waktu dekat.Warga lainnya, Syafri Sutan Mudo (47) mengaku gundah setelah mengetahui pemberitaan media tersebut sejak siang kemarin. Pedagang kaki lima yang baru 1,5 bulan terakhir kembali ke Padang dan melanjutkan usahanya sebagai pedagang minuman tradisional skoteng di JalanHamka ini mengaku sedang mempersiapkan keluarganya untuk kembali ke Semarang. "Kami dulu merantau ke Semarang karena takut tsunami betul-betul datang. Setelah mendengar semua itu hanya isu kami memutuskan untuk kembali ke Padang. Begitu kemarin siang saya baca koran dan memberi tahu keluarga saya, mereka mendesak saya untuk kembali merantau ke Semarang," ujarnya.Berdasarkan pantauan detikcom, belum banyak warga Padang yang mengetahui adanya pemberitaan media mengenai kemungkinan terjadinya bencana tersebut. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, seluruh informasi dan isu yang berkaitan dengan gempa dan tsunami dapat berkembang dengan sangat cepat di kota ini.
(jon/)











































