Diancam Bom, Atraksi Festival Pasar Baru Tertunda
Sabtu, 11 Jun 2005 13:51 WIB
Jakarta -
Kemeriahan Festival Pasar Baru (FPB) terganggu. Rencana panitia FPB menggelar berbagai perlombaan pada pukul 11.00 WIB ditunda. Penyebabnya, ada ancaman bom dari telepon gelap yang akan meledakkan panggung kesenian di depan Pasar Baru.Ancaman tersebut diterima oleh Wira, seorang pegawai Kecamatan Sawah Besar pada pukul 10.00 WIB. "Saya akan meledakkan bom di panggung 16 jam setelah panggung berdiri," demikian suara di sebarang telepon.Wira pun segera melaporkan ancaman yang ia terima ke atasannya. Atasan Wira segera melaporkan ancaman telepon tersebut ke Polsek Sawah Besar. Pihak kepolisian juga tidak mau spekulasi, mereka segera mengirim tim untuk menyelidiki. Sekitar pukul 11.00 WIB satu tim Gegana dari Polda Metro Jaya segera melakukan penyisiran di sekitar panggung. "Setelah dilakukan penyisiran, tak ditemukan adanya benda yang mencurigakan. Tim Gegana juga memeriksa peralatan kembang api. Tapi tak ada bom," kata Kapolsek Sawah Besar Komisaris Polisi R C Gumai kepada sejumlah wartawan di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2005).Toh, meski mendapat ancaman bom, banyak pengunjung yang tidak tahu. Suasana pasar baru tetap ramai dikunjungi warga yang berbelanja atau sekedar jalan-jalan. Sementara acara FPB yang sedianya akan dimulai pukul 11.00 WIB dengan berbagai perlombaan diundur. Sampai pukul 13.30 WIB, lomba tahunan seperti gebuk bantal di atas kali Ciliwung, lomba kecepatan mendayung dan perahu hias. Kali Ciliwung yang menjadi tempat perlombaan sejak beberapa hari terakhir telah dibersihkan.Acara puncak akan berlangsung nanti malam pukul 19.00 WIB, dengan digelar berbagai atraksi kesenian dan ditutup dengan pesta kembang api. Menurut rencana Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso akan menghadiri acara ini.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































