Kunjungan Anies ke panti werdha, Cipayung, Jakarta Timur diunggah ke akun Instagramnya @aniesbaswedan. Dilihat detikcom, Senin (1/1/2018), ada lima foto yang diunggah Anies dari kunjungannya tersebut.
"Di hari libur tahun baru ini kami sekeluarga silaturahmi ke Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, Cipayung," tulis Anies di Instagramnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam foto pertama, tampak kedua tangan Anies mengacungkan kedua jempol yang juga disambut oleh seorang lansia dengan gerakan serupa dan wajah semringah. Berlanjut di foto kedua, ada foto seorang nenek yang membelakangi buku 'Doa & Wirid' beserta kaleng biskuit di sebelahnya.
Dalam Instagramnya, Anies juga menulikan tanggapan seorang warga lansia yang tinggal di panti. Anies mengatakan lansia yang ditemuinya mengaku betah tinggal di panti.
"'Betah Pak, bisa persiapan ke Akhirat', sebuah jawaban tenang dan dengan senyum. Jawaban menghenyakkan itu keluar saat Nek Dasniar ditanya apakah betah tingal di Panti Werdha. Di samping bantalnya, ada buku dzikir, Al-Quran & buku2 kumpulan doa. Beliau sambil bilang, "Dulu kalau baca pakai kacamata, Alhamdulilah sekarang bisa baca tanpa kaca mata," tulis Anies.
Lalu di foto ketiga tertangkap gambar anak bungsu Anies, Ismail yang tangannya digenggam perempuan renta. Perempuan berbaju biru dengan kerudung berwarna senada itu menunjukkan ekspresi haru. Anies yang melihat adegan itu tampak menyunggingkan senyum lebar.
"Di sana juga berjumpa Nenek Suharti yg berusia 101 tahun, dirinya dulu adalah anggota wayang orang, masih antusias untuk menyanyi. Ismail tadi sempat dinyanyikan tembang dalam Bahasa Jawa. Lagunya tentang anak yang harus berbakti kepada orang tua," kata Anies.
Gubernur DKI itu juga rupanya mendapat ciuman di pipi kanan dari seorang nenek. Di foto terakhir, istri Anies, Fery Farhati Ganis menyalami seorang nenek sambil tersenyum. Smentara Anies duduk berjongkok di beakangnya, juga menyapa seorang nenek lainnya.
Sisa keterangan foto tersebut juga mengisahkan sepetik cerita dari lansia yang ditemui di panti werdha itu. Dia juga menyebut bagaimana upaya Pemprov DKI Jakarta merawat lansia serta mengingatkan untuk selalu memuliakan orang tua.
"Beberapa dari mereka, matanya berkaca dan meneteskan air mata saat bercerita tentang keluarganya yang tak ditemukan atau telah tiada," ucap Anies.
"Ada sekitar 210 warga lansia yang berada di panti sosial itu. Pemprov @DKIJakarta berikhtiar untuk memuliakan semua warga lansia dalam setiap pelayanan publik, anggap sebagai orangtua kita sendiri, layani dengan hati," imbuhnya. (nif/nvl)










































