Siapa Orang Dekat Demiz yang Bocorkan Kontrak Politik ke PKS?

Siapa Orang Dekat Demiz yang Bocorkan Kontrak Politik ke PKS?

Fajar Pratama - detikNews
Senin, 01 Jan 2018 15:10 WIB
Siapa Orang Dekat Demiz yang Bocorkan Kontrak Politik ke PKS?
Deddy Mizwar (Mochamad Solehudin/detikcom)
Jakarta - Menjawab tantangan dari Deddy Mizwar, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengungkap dokumen kontrak politik Wagub Jabar itu dengan Partai Demokrat soal dukungan capres. Siapa yang membocorkan dokumen itu hingga sampai ke tangan Hidayat?

"Dokumen ini kami dapat dari dua sumber yang sangat dekat dengan Antum (Deddy Mizwar)," kata Hidayat mengenai sumber pemberi dokumen itu.

Hal itu disampaikan Hidayat melalui akun Twitter-nya, Senin (1/1/2018) siang. Selebihnya, Hidayat tak menyinggung lebih jauh mengenai sosok 'pembocor' tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siang ini, Hidayat melalui akun Twitter-nya mengunggah dokumen kontrak politik Deddy dengan Partai Demokrat. Dokumen satu lembar itu berjudul 'Pakta Integritas'. Pada intinya, dokumen itu berisi kesanggupan Deddy, yang telah menjadi kader Demokrat, mendukung capres-cawapres yang diusung Partai Demokrat pada 2019.

Kontrak politik inilah yang memicu PKS dan Deddy pisah jalan. Hidayat menuturkan partainya tak pernah diajak berkomunikasi oleh PD terkait dukungan terhadap capres PD tersebut.

"Jadi, kalau kemudian menjadi seolah-olah kami harus terikat dengan capres dan kami juga belum tahu siapa dia, itu kan jadi permasalahan lainnya," kata Hidayat di ruang kerjanya, gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS ini menuturkan perhitungan penyusunan komposisi di Pilgub Jabar memang menjadi pertimbangan pada Pilpres 2019. Namun, ia menyebut, akan jadi suatu permasalahan ketika PD sendiri belum menentukan dukungan kepada siapa pada 2019.

"Jika Demokrat saja belum mengetahui akan memberikan dukungan kepada siapa pada 2019, ini menjadi permasalahan untuk PKS. Karena PKS tak ingin memberikan dukungan sembarangan terhadap calon yang belum jelas akan memimpin Indonesia pada tahun berikutnya," kata Hidayat.

PKS kini berkoalisi dengan Gerindra dan telah mendeklarasikan dukungan ke Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu. PAN juga disebut bergabung dengan koalisi itu, namun tak hadir saat deklarasi. Adapun Deddy Mizwar berduet dengan Dedi Mulyadi dan didukung Golkar serta Demokrat. (fjp/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads