Peluang Pemisahan Nia - Mia 50 %
Sabtu, 11 Jun 2005 11:37 WIB
Jakarta - Pemisahan bayi kembar siam Nia dan Mia peluangnya 50 persen. Orang tua si kembar mengaku pasrah pada apapun hasil operasi nanti.Sikap pasrah yang ditunjukkan pasangan Mulyadi-Nurlela disampaikan setelah mengetahui kedua jantung Nia Ayu Lestari dan Mia Ayu Lestari hanya terpisahkan oleh selaput. Kondisi jantung kembar yang lahir pada 22 Maret 2005 ini cukup mengkhawatirkan. Terutama Mia, karena telah terjadi kobocoran pada bilik kanan dan bilik kirinya. "Saya ikhlas dan pasrah terhadap apapun hasil operasi ini," kata pemilik buah hati si kembar, Nurlela di Ruang Tunggu RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6/2005).Hebatnya, istri Mulyadi ini tetap optimis bahwa operasi akan berjalan lancar. Kekuatan itu muncul sebelum Nia dan Mia memasuki ruang operasi, keduanya terlihat sehat. "Sebelum masuk ke ruang operasi, mereka (Nia dan Mia) sempat tertawa pada saat digendong oleh dokter," ujar Nurlela penuh sukacita. Ditanggung PemerintahNurlela mengaku sejak kelahiran darah dagingnya pada 22 maret 2005, dirinya telah menghabiskan biaya sekitar Rp 10 juta. Sebagian besar, biaya itu hanya untuk menutupi biaya obat-obatan.Rencananya, menurut Nurlela, pemerintah akan menanggung sepenuhnya biaya operasi dan pasca operasi Nia dan Mia. Sumbangan juga akan datang dari Dana Kemanusiaan Kompas.Pemerintah akan membiayai Nia dan Mia melalui program Jaring Pengaman Sosial Keluarga Miskin. "Kemungkinan pada operasi-operasi selanjutnya juga akan ditanggung oleh pemerintah," tutup Nia terlihat bahagia.
(ism/)











































