ADVERTISEMENT

Sandiaga: Rencana Perobohan Blok G Sudah Ada Sejak Zaman Jokowi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sabtu, 30 Des 2017 21:15 WIB
Foto: Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Zhacky-detikcom)
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengusulkan agar Pemprov DKI memfasilitasi para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Jatibaru Raya ke Blok G Pasar Tanah Abang. Menanggapi hal itu, Wagub Sandiaga Uno menegaskan bila Blok G saat ini tidak dapat menjadi opsi dalam penataan Tanah Abang.

"Blok G tidak bisa menjadi opsi sekarang," ungkap Sandi di Rumah Dinas Wagub, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017).

Sandi mengungkapkan, kondisi bangunan Blok G saat ini sudah tak layak digunakan sebagai pusat perdagangan. Bahkan, sejak pemerintahan sebelumnya, bangunan tersebut sudah direncanakan untuk dirobohkan.

"Dari zaman Pak Jokowi (Joko Widodo), dan Pak Basuki (Basuki Tjahaja Purnama/Ahok), maupun Pak Djarot (Djarot Saiful Hidayat) akan dirobohkan," katanya.

Oleh sebab itu, ia dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk melanjutkan rencana perobohan bangunan Blok G di pusat perbelanjaan di Tanah Abang itu.

"Akan kita eksekusi sesuai dengan rencana pemerintahan sebelumnya," ujarnya.

Sandi mengatakan, rencana perobohan itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat ini, ia mengaku tengah mengatur terkait relokasi pedagang yang berdagang di kios Blok G.

"Nah ini hitungannya minggu. Tinggal memfinalisasi peminjaman lahan sebagai relokasi dari sekarang pemilik kios di Blok G agar mereka lekas relokasi ke sana," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menilai penataan pedagang kali lima di ruas jalan kawasan Tanah Abang berpotensi menimbulkan kemacetan. Ia mengusulkan agar Pemprov DKI memfasilitasi para PKL tersebut di Blok G.

"Dengan cara pedagang itu ditampung di Blok G, sehingga trotoar itu bisa kosong," ujar Halim kepada detikcom, Kamis (28/12/2017).

Untuk diketahui, rencana perobohan gedung Blok G juga dilontarkan PD Pasar Jaya (BUMD DKI Jakarta). Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasruddin mengatakan gedung akan dibangun ulang dengan dilengkapi rumah susun sederhana sewa (rusunawa). (adf/jor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT