Target Jadi Parpol, PAM Jabar Dideklarasikan

Target Jadi Parpol, PAM Jabar Dideklarasikan

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 22:04 WIB
Jakarta - Setelah dideklarasikan di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya, Perhimpunan Amanat Muhammadiyah (PAM) Jawa Barat juga dideklarasikan. Pembentukan PAM Jabar sebagai rancangan menuju sebuah partai politik.Deklarasi PAM dilakukan di Mesjid Mujahidin, Jl. Sancang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/6/2005). Acara ini dihadiri kaum muda Muhammadiyah, termasuk deklarator PAM seperti Abdul Mu'ti, Ahmad Rofiq, Nuryadi, Armyn Gultom, Khairul M dan Saleh Daulay.Pembentukan PAM awalnya dilandasi akibat kekecewaan warga Muhammadiyah terhadap Partai Amanat Nasional (PAN) yang dinilai kurang mengakomodasi Muhammadiyah. Ditambah saat ini tak kunjung selesainya persoalan di tubuh PAN."Kami semakin yakin bagi masa depan sebuah partai sebagai metamorfose perhimpunan ini," jelas Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Ahmad Rofiq, dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (10/6/2005) malam. Rofiq juga meminta agar Muhammadiyah tidak lagi dikaitkan dengan PAN. Hanya saja, sebagai kader Muhammadiyah, Amien Rais memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mengembalikan citra PAN.Pimpinan PAN Banyak KasusRofiq memandang, perjalanan PAN mengalami tragis. PAN yang semula dilahirkan oleh tokor-tokoh reformis, kini justru menjadi sarang kaum penyamun. "Jelas, Amien Rais bertangung jawab bagi nasib partainya," tegasnya.Saat ini banyak pimpinan pusat PAN yang bermasalah. Mulai dari Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir yang dicekal terkait kredit macet di Bank Mandiri senilai Rp 175,59 miliar.Tak hanya itu, tim sukses Soetrisno, yaitu Wasekjen DPP PAN Triyono Juniarsanto ditahan di Rutan Jawa Barat terkait kasus penipuan. Sementara salah satu ketua PAN Taufik Kurniawan saat ini diperiksa Polda Jawa Tengah dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Totok Daryanto, diperiksa Kejati Yogyakarta.Begitu juga dengan penasihat pribadi Soetrisno, Edi Jospi, juga diperiksa Kejati DKI Jakarta karena menipu proyek teknologi informasi di lingkungan Departemen Dalam Negeri. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads