"Mereka mengkonsumsi makanan gudeg nangka yang disajikan saat acara botram, selang sehari berikutnya atau sore tadi warga satu persatu mulai merasakan mual, muntah dan pusing bahkan ada yang tidak sadarkan diri," kata Ismail Wahyudi, relawan BPBD Kecamatan Cisaat, kepada wartawan, Jumat (29/12/2017).
Menurut Ismail, gudeg yang dikonsumsi warga itu disajikan oleh salah seorang warga bersama hidangan lainnya. Kuat dugaan warga keracunan karena gudeg yang disajikan saat acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban keracunan terus bertambah dan data terakhir ada 14 orang yang menjalani perawatan. Setelah melalui perawatan medis, 9 orang diperbolehkan untuk pulang. Sementara itu 5 lainnya masih menjalani perawatan.
"Sempat mendapat perawatan di RS Setukpa Polri di Jalan Bhayangkara, dari 14 orang 9 sudah pulih kondisinya," lanjut Ismail.
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab keracunan warga akibat mengkonsumsi gudeg. Berikut data warga yang mengalami keracunan.
Data korban pulih ;
1. Eros Mayanti
2. Jalaludin
3. Saepudin
4. Jaka Bambang
5. Suryani
6. Sinta
7. Kartini
8. Elah
9. Ai Hasanah
Data korban masih dirawat
1. Didin
2. Dedih
3. Pupu
4. Mamat
5. Ipah (nvl/nvl)











































