"Biasanya pengusaha berbasis fashion di satu usaha kecil, menengah, mereka selalu mempekerjakan 8 orang lebih. Jadi, ketika kita bicara 400 itu sekitar 3.200 lapangan kerja yang terdampak dari pola penataan ini," kata Sandiaga, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).
Sandiaga menuturkan penempatan PKM di depan Stasiun Tanah Abang hanya sementara. Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan merelokasi para PKM ke Blok G Pasar Tanah Abang, namun setelah bangunan yang baru berdiri.
"Kita maunya di Blok G yang baru. Mereka harus pindah ke sana," terang Sandiaga.
Pembangunan gedung baru Blok G masuk dalam salah satu rencana PD Pasar Jaya. Rencananya, peletakkan batu pertama atau groundbreaking dilaksanakan pada Januari 2018.
Di saat pembangunan berjalan, pedagang yang kini berjualan di sana akan dipindahkan ke tempat sementara. Namun, belum diketahui di mana lokasinya.
"Nah (tempat sementara) itu yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar Pasar Jaya. Saat ini tim sudah ada lokasinya, tapi belum bisa kami beritakan karena masih belum fix. Pedagang bersedia dipindahkan, karena pada dasarnya kalau pasar dibagusin pedagang pasti senang. Ground breaking Januari 2018 dan akan selesai pada dua tahun," papar Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasruddin saat dihubungi, Jumat (22/12). (zak/fdn)










































