Dipanggil Tak Datang, Justru Hendropriyono Balik Undang TPF
Jumat, 10 Jun 2005 19:45 WIB
Jakarta - Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono sampai saat ini tidak pernah memenuhi panggilan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir. Namun kini justru Hendro yang mengajak TPF bertemu, dalam rangka membantu pengungkapan kasus pembunuhan Munir."Dalam waktu dekat ini Hendro merencanakan mengundang TPF untuk bertemu," kata Ketua Tim Pembela Hendro, Syamsu Djalal, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (10/6/2005) malam.Syamsu juga menyayangkan komentar Direktur PBHI Jhonson Panjaitan yang mendesak polisi untuk memanggil paksa Hendro karena tidak memenuhi panggilan TPF. Ia mengingatkan tugas TPF adalah membantu polri dan bukan sebagai lembaga penyelidik."Pernyataan itu adalah logika berpikir yang keliru dan menyesatkan. Seharusnya mereka mencari fakta untuk diserahkan ke polisi, bukan sebaliknya," tegas mantan Dan Puspom TNI itu.TPF juga dinilai sangat arogan, karena seharusnya lebih proaktif menemui nara sumber yang dianggap mengetahui seputar terbunuhnya aktivis HAM itu. "Bukan sebaliknya memanggil orang seenaknya, seperti lembaga penyelidik," katanya.Sejak awal Hendro mengaku bersedia bahkan concern untuk membantu mengungkap kasus ini. "Pak Hendro sudah bersumpah tidak tahu menahu apalagi terlibat dalam kematian Munir," ujarnya.
(fab/)











































