Tarto: Koordinator Desk Antiteror Depdagri Jangan TNI

Tarto: Koordinator Desk Antiteror Depdagri Jangan TNI

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 18:32 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto tidak sepakat bila TNI menjadi koordinator desk antiteror daerah yang akan dibentuk Depdagri dalam waktu dekat. Desk ini akan menghidupkan kembali potensi Badan Koordinasi Intelejen Daerah (Bakorinda). Menurut Panglima, tugas intelejen merupakan wewenang BIN dan Polri. Sehingga mereka lebih kompeten menjadi koordinator Bakorinda. "Saya tidak ingin koordinasi ada di bawah TNI. Antiteror bukan tugas utama TNI," kata Panglima di kantor Presiden RI, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (10/6/2005). Meski demikian, TNI akan meberikan dukungan penuh terhadap Bakorinda. Sebab, badan yang tugas utamanya mendeteksi dan mencegah aksi terorisme mulai dari level yang paling bawah ini sudah sangat diperlukan. Selain itu koordinasi kegiatan intelejen dari tingkat pusat ke daerah mutlak diperlukan agar upaya-upaya pengamanan dapat lebih efektif. "Yang penting, bagaimana intelejen bisa bekerja hingga ke tingkat bawah tanpa ada arogansi sektoral. Tetap kita akan memberikan dukungan maksimal," dorong Panglima. Panglima meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan pembentukan satgas antiteror itu. Karena menurutnya, DPR akan mengkontrol tugas satgas tersebut. Panglima mengimbau agar masyarakat dapat melihat skala prioritas kebutuhan akan keamanan secara lebih rasional. "Apa kita biarkan setiap sebulan sekali tiga puluh orang mati? Pemerintah punya kewajiban memberikan rasa aman," tegas Panglima. (dni/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini