Kota Magelang Memulai Kampanye Pilkada

Kota Magelang Memulai Kampanye Pilkada

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 15:52 WIB
Magelang - Kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah dimulai. Dua pasangan calon walikota (cawali) dan calon wakil walikota (cawawali) secara resmi menyampaikan visi, misi dan program di gedung DPRD.Acara yang dihadiri oleh dua pasangan calon itu digelar di gedung dewan di Jl Panca Arga Kota Magelang, Jumat (10/6/2005) dimulai pukul 10.00 WIB. Acara itu digelar dalam rapat paripurna istimewa yang dipimpin langsung oleh ketua dewan Tri Joko Minto Nugroho.Dari 25 anggota dewan, sebanyak 23 hadir dalam acara itu. Dua orang tidak hadir dengan alasan ada keperluan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Turut hadir, antara lain pejabat walikota Magelang, Sulaeman SH dan Kapolresta Magelang AKBP Eka Tjahjanto.Setelah rapat dibuka oleh ketua dewan, masing-masing calon berdasarkan nomor urut undian diberikan kesempatan selama 30 menit untuk menyampaikan visi, misi dan program kerja periode 2005-2010.Urutan pertama menyampaikan paparan visi, misi dan program kerja, pasangan Bambang Pradjuritno dan Soetjipto. Setelah selesai kemudian dilanjutkan pasangan Fahriyanto dan Noor Muhammad. Bambang Pradjuritno-Soetjipto dicalonkan oleh Partai Golkar, sedangkan pasangan mantan walikota periode 2000-2005, Fahriyanto-Noor Muhammad dicalonkan oleh PDIP.Dalam paparannya, Bambang Pradjuritno menyatakan bila terpilih nanti ingin mewujudkan pemerintah dan Kota Magelang yang bersih dan berwibawa untuk menuju masyarakat sejahtera. Sementara itu pasangan Fahriyanto yang disampaikan oleh Noor Muhammad ingin mewujudkan Magelang sebagai kota jasa yang maju, mandiri dan sejahtera."Kami ingin Kota Magelang menjadi kota jasa atau menjadi pusat pelayanan jasa karena letaknya yang strategis yaitui pada simpul point jalur ekonomi Yogyakarta, Solo dan Semarang serta jalur pariwisata Borobudur, Dieng, Yogyakarta," kata Noor.Sementara itu seusai penyampaian visi, misi, Ketua DPRD Tri Joko MN mengharapkan kedua calon tidak hanya menyampaikan visi dan misinya kepada anggota dewan atau undangan yang hadir saat itu. Namun penjabarannya secara konkret di masyarakat. "Mereka jangan sampai hanya mengumbar janji saja. Pola-pola mengumbar janji itu harus segera ditinggalkan," katanya.Sedangkan Kapolresta Magelang AKBP Drs Eka Tjahjanto mengatakan, selain kepolisian, keamanan pilkada akan dibantu oleh unsur perlindungan masyarakat (hansip), Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP), Brimob Jateng dan TNI. "Kami juga di-back up Polres Magelang dan Polwil Kedu yang siap 24 jam jika dibutuhkan," katanya.Eka mengatakan polisi mula hari ini akan mengamankan pelaksanaan kampanye hingga 23 Juni, dua hari masa tenang 24-26 Juni dan hari pelaksanaan pemungutan suara 27 Juni dan masa sesudahnya hingga pelantikan wali kota dan wakil wali kota Magelang yang baru. "Yang rawan setelah proses penghitungan suara sampai saat pelantikan," katanya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads