4 Petenis Protes Diknas Jateng

4 Petenis Protes Diknas Jateng

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 15:52 WIB
Semarang - Pendidikan Nasional (Diknas) Jateng didemo. Bukan oleh siswa, tapi atlet tenis. Usut punya usut, para atlet menilai Diknas tidak transparan dalam menyeleksi atlet untuk kejuaraan Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) di Medan Juli mendatang. Keempat atlet tenis asal Solo yang mendatangi Kantor Diknas Jateng, Jl Pemuda, Jumat (10/6/2005), adalah Meta Aprilia, Ava Pahlevi, Pradita Deby, dan Septiani Dwi Saputri. Mereka didampingi orang tua dan Humas KONI Solo Pipit.Menurut mereka, Diknas tak adil dalam menentukan atlet yang akan berangkat ke Popnas. "Atlet-atlet yang berangkat itu-itu saja. Ada yang tidak ikut seleksi juga," kata Pipit ketika tiba di dekat ruang Kepala Diknas Jateng Suwilan.Idealnya, kata Pipit, atlet yang berangkat ke Popnas adalah juara di tingkat Popda Jateng. Peserta lainnya harus diseleksi melalui Dispora (Dinas Pendidikan Olah Raga). Tapi, Dispora langsung menunjuk."Kami minta keadilan. Kami tidak anti atlet Semarang atau daerah lainnya. Tapi kami hanya ingin tahu bagaimana seleksinya kok yang berangkat itu-itu saja. Saya tahu," kata Pipit berang.Sebetulnya, atlet dari Solo yang memprotes Diknas itu berjumlah 6 orang. Dua lainnya adalah Saptana Nafisa dan Kristina. Mereka juga merasa dirugikan. Sudah berjuang tapi seleksinya tak pernah jelas.Beberapa saat kemudian, rombongan atlet itu diterima Kepala Diknas Jateng Suwilan dan sejumlah staf. "Saya akan minta tim teknis untuk menangani hal ini. Saya sendiri tidak tahu banyak," kata Suwilan.Setelah berdialog tanpa ujung, rombongan atlet dari Solo itu meninggalkan Kantor Diknas. Mereka menyatakan mosi tidak percaya dengan model pembinaan Dispora Diknas Jateng. Selain itu, mereka juga mengundurkan diri dari seleksi atlet tingkat Jateng. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads