"Nggak ada masalah, laporan Sudin (Kesehatan Jakarta Barat) ada 15, masih bisa diatasi," kata Anas saat dihubungi, Kamis (28/12/2017).
Setelah pemerintah mulai menggiatkan vaksin difteri, belum ada korban jiwa. "Satu korban jiwa pada Februari 2017," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Weningtyas Purnomo Rini saat dihubungi terpisah.
Sampai saat ini, sudah 379.826 orang divaksin difteri di Jakarta Barat. Jumlah itu masih setengah dari target yang dicanangkan. "Dari sasaran Jakarta Barat 727.263, yang sudah divaksin 379.826 atau 53 persen," kata Weningtyas.
Meski libur sekolah, pemberian vaksin tidak mengalami kendala. Dinas Kesehatan menyediakan pos vaksin di masyarakat.
"Tidak terganggu (liburan sekolah) karena pos vaksin buka di masyarakat. Seperti di kantor camat dan lurah, perumahan-perumahan, tempat ibadah, rusun, dan apartemen," kata Weningtyas. (aik/aan)











































