Pemeriksaan Wiranto Diduga Dilakukan di Luar Komnas HAM
Jumat, 10 Jun 2005 14:14 WIB
Jakarta - Pemeriksaan Wiranto kini menjadi teka-teki. Pengacara Wiranto menyatakan mantan Pangab itu tidak akan memenuhi panggilan Komnas HAM. Tapi dugaan yang beredar, jenderal itu diperiksa di tempat lain yang dirahasiakan. Dugaan pemeriksaan Wiranto dilakukan di luar Komnas HAM disampaikan Ketua Ikatan Korban Orang Hilang (IKOHI) Mugianto saat dihubungi detikcom pertelepon, Jumat (10/6/2005).Menurut Mugianto, Wiranto, Rabu (9/6/2005) kemarin menghubungi salah seorang anggota Tim Penyelidikan Penghilangan Paksa tahun 1998 Komnas HAM, Samsudin. Pria yang pernah dicalonkan Golkar jadi presiden itu, membicarakan rencana pemeriksaan Komnas HAM hari ini. Pagi tadi, Mugi menghubungi Ketua Tim Penyelidikan Penghilangan Paksa, Ruswiyati untuk menanyakan rencana pemeriksaan Wiranto. Namun telepon genggam ketua tim itu tak aktif. Mugi pun menghubungi Koesparmono Irsan dan Samsudin. Sama, Handphone kedua orang itu juga tak bisa dihubungi. Kemudian Ketua IKOHI itu menelepon Ester Indah Yusuf, anggota tim yang berasal dari luar Komnas HAM. Ternyata Ester telah berada di Komnas HAM karena mendapat undangan untuk memeriksa Wiranto. Namun anggota Komnas HAM yang masuk tim tersebut tidak ada di tempat. "Kita mendapat informasi dari Sekretariat Komnas HAM, tim dari Komnas HAM sedang memeriksa Wiranto tapi tempatnya tak diketahui, dirahasiakan. Kemungkinan sekarang pemeriksaan sudah selesai," kata Mugiyanto.Mugi menyesalkan pemeriksaan Wiranto dilakukan secara rahasia. Seharusnya anggota tim yang lain diberitahu tentang tempat pemeriksaan tersebut. "Kalau seperti itu kami menyesalkan. Apalagi yang ikut itu kecuali Bu Ruswi, anggota Komnas HAM yang merupakan mantan TNI dan Polri. Kami khawatir bekas militer akan buat kesepakatan yang bisa merugikan kepentingan korban dan keadilan," tandas Mugi.
(iy/)











































