Rencana Pemkot Semarang: Gratiskan Biaya SD dan SMP Swasta

Rencana Pemkot Semarang: Gratiskan Biaya SD dan SMP Swasta

Muhammad Idris - detikNews
Rabu, 27 Des 2017 19:13 WIB
Rencana Pemkot Semarang: Gratiskan Biaya SD dan SMP Swasta
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Dok. Pemkot Semarang)
Jakarta - Pemerintah Kota Semarang tengah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya menggratiskan biaya pendidikan sekolah swasta dari SD sampai SMP. Rintisan program tersebut sendiri akan dimulai pada 2018.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengungkapkan pihaknya akan memulai program tersebut dengan terlebih dahulu membebaskan biaya bagi siswa-siswi yang tidak mampu.

"Saya meyakini bahwa pendidikan adalah merupakan dasar yang sangat penting bagi bangsa ini. Maka dari itu, kami terus berkomitmen untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kota Semarang," kata Hendi dalam keterangan tertulis, Rabu (27/12/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendi, pihaknya juga tengah berupaya merealisasi program bus sekolah gratis bagi pelajar yang berada di Kota Semarang.

"Kerangka besarnya adalah menekan seminim mungkin biaya yang harus dikeluarkan para pelajar untuk menempuh pendidikan. Sehingga jangan ada lagi alasan untuk anak-anak di Kota Semarang tidak bersekolah," ungkap Hendi.

Dia menjelaskan realisasi bus sekolah gratis di Kota Semarang menjadi sangat penting. Sebab, jumlah pelajar yang menggunakan BRT Trans Semarang meningkat cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

"Ada kenaikan hampir lima kali lipat untuk penumpang BRT pelajar. Dari yang semula di tahun 2012 hanya sejumlah 528.389 penumpang, pada 2017 ini meningkat menjadi 2.566.129 penumpang," papar Hendi.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Semarang juga memberikan penghargaan kepada insan pendidikan Kota Semarang yang dianggap berprestasi. Mereka terdiri dari 375 siswa SD, 464 siswa SMP, 36 siswa SMA/SMK, 58 pendidik dan tenaga pendidikan, serta 55 tenaga pendidikan non-formal.

"Penghargaan ini diberikan bukan hanya untuk lebih memacu prestasi setiap individu yang mendapatkannya. Penghargaan ini juga diberikan guna memotivasi yang lainnya agar dapat terpacu mencetak serupa," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala BLU UPTD Ade Bhakti Ariawan menjelaskan saat ini Pemerintah Kota Semarang telah mengajukan permohonan pengadaan 20 unit bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan. Permohonan itu diharapkan dapat terealisasi pada 2018.

"Sesuai arahan Pak Wali, nantinya bus sekolah tersebut akan kami rancang untuk dioperasikan guna melayani pelajar di Kota Semarang tanpa dipungut biaya sedikit pun," tutur Ade. (idr/nwy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads