Hidupi Keluarga, Bocah 5 Tahun Bekerja di Kantor Polisi

Hidupi Keluarga, Bocah 5 Tahun Bekerja di Kantor Polisi

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 13:11 WIB
Jakarta - Jika kebanyakan anak-anak pergi ke sekolah, tidak demikian halnya dengan bocah India yang satu ini. Anak laki-laki itu justru sudah bekerja.Tidak tanggung-tanggung, ia bekerja di kantor polisi! Namanya Saurabh Nagvanshi. Dia bekerja di kantor polisi di Raipur, ibukota negara bagian Chhattisgarh, India tengah. Usianya baru lima tahun!Bagaimana Saurabh bisa bekerja di situ? Ini berkat sistem hukum India yang memungkinkan seorang anggota keluarga mengambil alih posisi pegawai pemerintah yang meninggal selama bertugas. Tidak ada batasan umur. Dan kebanyakan keluarga India tidak punya pilihan kecuali merelakan anaknya untuk bekerja.Saurabh harus menghidupi keluarganya yang terdiri dari tiga orang adik dan sang ibu. Sang ayah yang bekerja sebagai perwira polisi telah meninggal dunia. Karena itulah, ibunya, Ishwari Devi Nagvanshi, membawa Saurabh dari desa tempat mereka tinggal, Bilaspur, yang berjarak sekitar 110 kilometer ke Raipur, untuk bekerja di kantor polisi.Diakui Nagvanshi, bukan keputusan yang mudah untuk mengirimkan putranya itu bekerja. Demikian seperti diberitakan BBC, Jumat (10/6/2005)."Saya tidak punya pilihan kecuali membiarkan anak saya bekerja. Ini tidak baik. Anak seumuran dia seharusnya meloncat-loncat dan bermain-main," keluh Nagvanshi.Sebagai anak-anak, pekerjaan Saurabh pun ringan-ringan saja. Bocah pendiam itu diberi tugas merapikan berkas-berkas dan mengatarkan minuman untuk para perwira senior. Ia digaji 2.500 Rupee atau sekitar Rp 547 ribu per bulan.Yang menarik, jika anak seumuran dia masih giat-giatnya belajar untuk menulis, Saurabh malah sudah bisa membubuhkan tanda tangannya sendiri tiap kali dia menerima gaji bulanan. Namun meski sudah menjadi seorang pekerja dan bertemu banyak orang di tempatnya bekerja, Saurabh tetaplah anak yang pemalu. Ia akan lari menjauh jika ada orang yang belum dikenalnya mengajak dirinya berbicara. (ita/)


Berita Terkait