Presiden SBY Kunjungi Korban Bom Tentena di RS UKI

Presiden SBY Kunjungi Korban Bom Tentena di RS UKI

- detikNews
Jumat, 10 Jun 2005 12:50 WIB
Jakarta - Di tengah-tengah kesibukannya sebagai Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara mendadak mengunjungi Rumah Sakit Universitas Kristen Indoensia (UKI) di Cawang, Jakarta Timur. Di RS ini, SBY membesuk sejumlah korban bom Tentena, Poso, Sulawesi Tengah. Ibu Negara Kristiani Herawati dan Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng ikut serta mendampingi kunjungan tersebut. Rombongan SBY meninggalkan Istana Presiden menuju RS UKI sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (10/6/2005). Di RS UKI dirawat 6 korban bom Tentena yakni Tius Herli Manopu, Ronald, Stanley Edi Lahengkon, Marlin Mira, dan Rosiani. Mereka dirawat di kelas ekonomi dalam ruangan terpisah. Keempat pasien laki-laki dirawat dalam satu kamar, sementara dua korban perempuan dirawat di kamar lain yang letaknya bersebelahan. Dalam kunjungannya, Presiden terlihat akrab dengan para korban. Pendiri Partai Demokrat itu duduk di ranjang di samping para korban. Berkali-kali SBY dan Ny. Ani, panggilan akrab Kristiani, mendekatkan telinga ke arah korban karena tak mendengar perkataan mereka. Maklum para korban itu kebanyakan dalam kondisi masih diinfus dan belum bisa berbicara secara jelas. SBY yang dibalut safari abu-abu, membesarkan hati para korban agar segera sembuh. Para korban dimintanya agar tidak memikirkan masalah biaya. Pemerintah, katanya, telah berkoordinasi dengan pimpinan RS untuk memberikan pelayanan yang terbaik. "Tenang saja jangan pikirkan biaya," hibur SBY.Presiden juga meyakinkan para korban, pemerintah terus melakukan upaya pencarian dan penangkapan terhadap pelaku ledakan. "Kami masih melakukan pengejaran dan investigasi untuk menangkap kelompok pelaku peledakan," katanya. Kunjungan itu sempat membuat kaget sejumlah korban pasien yang dirawat di RS tersebut. Sebagian dari mereka terus mengikuti langkah presiden menuju kamar korban bom Tentena. Sebagian yang lain berbisik-bisik menuturkan ada presiden datang berkunjung.Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan Presiden meninggalkan RS UKI. Presiden tak menyempatkan diri mengunjungi Victor Djami, mahasiswa UKI yang menjadi korban pemukulan Tramtib Jakarta Timur dalam aksi penertiban PKL. Victor kini masih dalam kondisi koma. (iy/)


Berita Terkait