DetikNews
Rabu 27 Desember 2017, 12:09 WIB

Penganiaya Polisi di Makassar Ternyata Penjual Bakso

Reinhard Soplantila - detikNews
Penganiaya Polisi di Makassar Ternyata Penjual Bakso Pelaku penganiayaan polisi ditangkap. (Reinhard/detikcom)
Makassar - Marthen Duma (31), pelaku penganiayaan polisi berinisial JT di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata bekerja sebagai penjual bakso keliling. Ia bukanlah preman.

"Sehari-harinya saya jualan bakso keliling," kata Duma saat ditemui di Mapolsek Makassar, Rabu (27/12/2017) siang.

Duma mengaku, polisi berinisial JT yang dia pukul pada bagian bibir di Jalan Kerung Kerung Lorong 12, Makassar, pada Selasa (26/12/2017) malam, merupakan rekannya sendiri.

Pelaku nekat menganiaya JT setelah Duma menggelar pesta miras sebelumnya di tempat berbeda.

"Saya berteman dan kenal sama dia (korban). Waktu kejadian, memang saya sebelumnya baru pulang minum minum (miras) di rumah teman," kata Duma.

Sementara itu, menurut Kapolsek Makassar Kompol Usman, penganiayaan tersebut dilatarbelakangi tindakan tidak senonoh pelaku yang diduga dilakukan kepada rekan korban.

"Korban sementara duduk dengan temannya, lalu datanglah pelaku bergabung. Tidak lama, pelaku melakukan tindakan tidak senonoh ke teman korban hingga menyebabkan keributan dan tindak penganiayaan," jelas Kompol Usman.

Sebelumnya, diberitakan polisi berhasil menangkap seorang pelaku penganiayaan kepada seorang polisi berinisial JT di Kota Makassar.

Akibat perbuatannya, Duma terancam Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed