Sengketa Perburuhan di BBC Mendingin
Jumat, 10 Jun 2005 11:08 WIB
Jakarta - Perselisihan perburuhan di British Broadcasting Corporation (BBC) mulai menemui titik temu. Serikat buruh terbesar di BBC, Bectu, merekomendasikan anggotanya untuk menerima tawaran dari perusahaan dan tidak menggelar aksi mogok lanjutan.Dilaporkan kantor berita Reuters, Jumat (10/6/2005), Bectu akan melakukan pemungutan suara terkait menerima tawaran dari Direktur Jenderal BBC Mark Thompson. Tawaran Thompson ini berisi formula pelaksanaan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawan. Sementara itu serikat buruh lainnya di BBC, the National Union of Journalists (NUJ), baru akan memutuskan posisinya terkait tawaran Thompson pada pertemuan yang akan digelar pekan depan.Pada Rabu (8/6/2005) lalu Thompson telah bertemu tiga serikat buruh di BBC, yaitu Bectu, NUJ, and Amicus, untuk mendiskusikan cara menemukan karyawan yang bersedia di-PHK secara sukarela. Dalam pertemuan itu BBC menawarkan penundaan selama satu tahun atas PHK wajib serta perlindungan untuk syarat-syarat dan kondisi dari staf Divisi Siaran BBC yang akan dijual. Artinya, BBC baru akan memaksakan kebijakan PHK wajib pada Juli tahun depan.Bectu merupahan serikat buruh terbesar di BBC. Dari 27 karyawan BBC, sekitar 5.000 orang adalah anggota Bectu. Kemudian, sekitar 3.500 orang anggota NUJ, dan 100 orang anggota Amicus. Pengurus Bectu, Luke Crawley, menegaskan sengketa perburuhan dengan perusahaan belum terakhir, namun hanya ditunda. "Jika BBC mencoba melanjutkan upaya PHK massal, kami akan mengaktifkan kembali rencana mogok dengan pemberitahuan selama tujuh hari," katanya.Mogok KerjaPada Senin 23 Mei lalu ribuan wartawan dan karyawan penyiaran BBC melakukan mogok kerja selama 24 jam. Gerakan meninggalkan pekerjaan dimulai pada Minggu tengah malam waktu setempat (22 Mei) dan menyebabkan terhentinya produk-produk siaran radio, televisi dan situs BBC.Siaran berita BBC News 24 dan BBC World tetap menyiarkan programnya selama 24 jam pemogokan tersebut, namun kata "rekaman" ditampilkan pada layar. Sementara situs berita BBC baru diperbaharui setelah lewat tengah malam. Aksi mogok massal ini rencananya akan berlangsung empat hari. Aksi selanjutnya adalah pada 31 Mei, 1 Juni, dan satu hari lainnya yang belum ditentukan waktunya. Namun aksi mogok lanjutan itu hingga kini belum dilakukan setelah BBC bersedia berunding dengan serikat-serikat buruh.
(gtp/)











































