DetikNews
Senin 25 Desember 2017, 13:53 WIB

Tentang Alkitab 300 Tahun dari Ratu Belanda di Gereja Ayam Jakarta

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Tentang Alkitab 300 Tahun dari Ratu Belanda di Gereja Ayam Jakarta Alkitab berusia 300 tahun. Foto: Muhammad Taufiqurrahman/detikcom
Jakarta - Gereja Ayam yang terletak di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menyimpan banyak benda bersejarah. Alkitab dan bejana pembabtisan yang dimiliki gereja Ayam berusia ratusan tahun.

Alkitab itu merupakan pemberian Ratu Belanda Sophia Frederika Mathilda yang dicetak tahun 1855 dan menggunakan bahasa Belanda. Saat ini, alkitab itu disimpan dalam sebuah ruang kaca dan diletakkan di depan altar gereja.

"Ini harus dipegang hati-hati karena tangan kita kan mengandung garam jadi takut akan merusak kertasnya," kata Ketua Majelis Jemaat Pendeta Adriano Wangkey saat berbincang dengan detikcom, Senin (25/12/2017).



Menurutnya, alkitab ini hanya ada dua di dunia. Satu alkitab lainnya saat ini tersimpan di Belanda. Bahkan di halaman depan alkitab ini, tertulis lengkap nama Sophia Frederika Mathilda.

"Jadi ini hanya ada dua di dunia dan satunya ada di sini," ujarnya.

Tidak hanya alkitab, bejana pembabtisan berwarna perak yang ada di depan altar juga tidak kalah tuanya. Usianya bahkan sudah masuk ratusan tahun.

"Bejana pembabtisan dan perjamuan ini dibuat tahun 1651 dan umurnya sudah 300 tahun," terangnya.

Bejana tersebut beserta alat-alat perjamuannya masih digunakan hingga saat ini untuk melayani para jemaat.

Tidak hanya itu, ornamen-ornamen yang ada di dalam gereja Ayam juga sama tuanya dengan gereja itu. Hanya bagian tegel yang telah diganti karena rusak akibat banjir.

"Mulai dari kursi dan bahan bahannya lainnya juga berusia sama dengan gereja ini," ungkap Adriano.

Gereja Ayam saat ini dikelola oleh di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) dan juga bernama Gereja Pniel.
(tfq/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed