Minta SPP Gratis, 500 Mahasiswa PTS Demo DPRD NAD
Kamis, 09 Jun 2005 23:45 WIB
Banda Aceh - Sekitar 500 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Nanggroe Aceh Darussalam, demo ke DPRD NAD. Mereka meminta agar DPRD NAD memperjuangkan nasib mereka agar mendapat SPP gratis pada semester genap ini, menyusul banyaknya mahasiswa yang tidak bisa membayar uang SPP pasca tsunami. Demo ini menyusul janji ketua Komisi E DPRD NAD Jamaluddin T Muku beberapa waktu lalu yang menjanjikan akan memperjuangkan hal ini. Tapi nyatanya, sampai masa akan memasuki ujian final dan SPP harus segera dilunasi, janji itu tak kunjung terealisasi. Semula, ratusan mahasiswa yang sempat memacetkan Jalan T.Daud Beureueh, Banda Aceh, Kamis (9/6/2005), tidak dizinkan masuk ke kompleks gedung DPRD NAD. Hampir saja terjadi aksi dorong-dorongan pagar antara mahasiswa dan belasan aparat kepolisian. Untung saja, seorang anggota DPRD NAD, Ameer Hamzah segera keluar dan menenangkan massa. Ameer Hamzah berjanji akan membicarakan hal ini pada pihak-pihak terkait, tapi tetap saja DPRD tidak punya wewenang untuk membut keputusan. Tapi agaknya para mahasisa sudah kalap. "Pokoknya kami tetap menuntut agar SPP kami gratis untuk semester genap in," ujar Zirham, koordinator Alinasi BEM PTS se-NAD pada wartawan di sela-sela aksi demo. Disebutkan Zirham, pascatsunami, banyak mahasiswa yang kehilangan keluarga, rumah. Karena itu, banyak dari mereka tidak mampu untuk membayar SPP pada semester genap ini. Sementara untuk menempuh ujian final yang tidak lama lagi, para mahasiswa diwajibkan untuk segera membayar SPP. Sampai saat ini, SPP gratis sudah dinikmati oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan IAIN Ar Raniry, Banda Aceh. SPP gratis pasca tsunami ini diberikan mengingat banyak dari para mahasiswa kehilangan keluarga dan harta benda sehingga tidak mampu untuk membayar SPP. Pemberian SPP gratis ini juga didahului dengan aksi demo dari kalangan mahasiswa.
(ton/)











































