Bersihkan Pemerintah dari Hamid, Alwi dan Ical

Bersihkan Pemerintah dari Hamid, Alwi dan Ical

- detikNews
Kamis, 09 Jun 2005 16:52 WIB
Jakarta - Geger korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya merembet pada tuntutan agar dilakukan reshuffle kabinet. Pemerintah didesak segera memecat sejumlah menteri yang diduga terlibat korupsi. Tuntutan disampaikan sekitar 50 mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI dan Gunadarma dalam aksi demo di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jl. Veteran, Jakarta, Kamis (9/6/2005).Menurut data FAM UI, setidaknya ada tiga menteri yang patut diduga terlibat korupsi. Mereka yakni Menkum dan HAM Hamid Awaluddin, Menko Kesra Alwi Shihab dan Menko Perekonomian Aburizal Bakrie. "KPK harus membersihkan pemerintahan dari para menteri yang korup seperti Hamid Awaluddin, Aburizal Bakrie dan Alwi Shihab," kata Ketua FAM UI, Zara Dian Utari, tanpa mau memerinci dugaan korupsi yang ditudingkan kepada ketiga menteri itu.Seperti diketahui, Hamid telah diperiksa KPK terkait dugaan korupsi KPU. Sementara Alwi Shihab dituding terlibat korupsi bantuan bencana tsunami Aceh. Sedangkan Ical dikait-kaitkan dengan kredit macet karena perusahaannya, Grup Bakrie, pernah menjadi pasien BPPN. Dalam aksi itu, mahasiswa juga mengusung dua boneka yang disimbolkan sebagai Hamid dan Ical. Kepala boneka yang merupakan batok kelapa ditempeli foto Hamid dan Ical. Kedua boneka itu kemudiam dibakar. FAM UI pada kesempatan itu mendesak agar pemerintah membentuk undang-undang (UU) pembuktian terbalik untuk memberantas korupsi. Sejumlah poster yang mereka usung juga memprotes pengusutan korupsi yang belum menyentuh mantan Presiden Soeharto. "Musnahkan bapak koruptor Indonesia, Soeharto," tulis mereka dalam aksinya. FAM UI juga membantah bersikap diskriminatif dengan tidak menggelar aksi saat pemeriksaan anggota KPU yang merupakan dosen UI yakni Chusnul Mar'iyah dan Valina Singka. "Yang terbaru adalah Hamid dan kebetulan dia berasal dari pemerintahan, ini yang kita sorot. Sebelumnya kita juga melakukan aksi ketika Chusnul dan Valina diperiksa," kata Zara.Aksi yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB itu berlangsung damai. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads