Momen Murid SD Basuh Kaki Ibu di Hari Ibu

Momen Murid SD Basuh Kaki Ibu di Hari Ibu

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 23 Des 2017 17:09 WIB
Momen Murid SD Basuh Kaki Ibu di Hari Ibu
Murid SDN di Tangerang membasuh kaki ibunya (Foto: dok. Pemkot Tangerang)
Tangerang - Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember setiap tahunnya digelar secara berbeda di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Ahmad Yani, Tangerang. Para ibu dari siswa-siswi SD tersebut diundang hadir dan mengikuti prosesi peringatan Hari Ibu di sekolah tersebut.

Mereka duduk di kursi di tengah lapangan SD itu. Kemudian murid-murid SD membasuh kaki ibu mereka masing-masing dengan air yang dicampur dengan bunga di sebuah baskom. Momen haru ini disaksikan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin.

"Sungkeman dan basuh kaki ibu itu sebagai simbol kasih sayang anak ke ibunya," ujar Sachrudin dalam keterangan tertulis dari Pemkot Tangerang, Sabtu (23/12/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sachrudin, yang hadir pada acara itu, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tenaga pengajar yang telah menginisiasi acara tersebut, Jumat (22/12).

"Ini jadi satu cara untuk mengedukasi putra-putri kita untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada orang tuanya," kata Sachrudin.

Dalam acara tersebut, Sachrudin berpesan agar seluruh anak senantiasa menunjukkan rasa perhatian dan kasih sayang kepada orang tuanya.

"Jangan hanya pas Hari Ibu saja bilang 'aku sayang ibu' karena sayang sama orang tua itu harusnya setiap hari dan sepanjang hidup," ucap dia.

Di akhir sambutannya, Sachrudin menjelaskan bagaimana Pemerintah Kota Tangerang sangat peduli akan kesehatan ibu, yang dijamin melalui program Babar Bahagia. Program itu merupakan inovasi pelayanan publik yang komprehensif dari Dinas Kesehatan serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang untuk memudahkan masyarakat yang bersalin di puskesmas mendapatkan dokumen akta kelahiran dan kartu keluarga serta jaminan kesehatan Kartu Indonesia Sehat.

"Jadi ibunya sehat dan data kelahiran di RS sudah terintegrasi dengan data kependudukan dari Dukcapil," tutup Sachrudin. (nwy/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads