Acara bertajuk 'Peace for Palestina' itu digelar di Tugu Kunstkring Palesis, Jalan Teuku Umar No 1, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017). Acara digelar sejak pukul 16.15 WIB dan dihadiri para duta besar dari berbagai negara Timur Tengah.
Pertemuan digelar secara tertutup hingga sekitar pukul 18.25 WIB. Duta besar yang hadir adalah Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuabi, Dubes Mesir Ahmed Amr Ahmed Moawad, Dubes Iran Valiollah Mohammadi, dan Dubes Palestina Zuhair al-Shun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para duta besar itu dan Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin terlihat mengenakan syal bendera Palestina. Pertemuan ini membahas dukungan kepada Palestina menyusul klaim Amerika Serikat soal Yerusalem adalah ibu kota Israel.
"Kita melakukan diskusi membangun solidaritas negara-negara pendukung Palestina. Kita berharap kerja sama yang bagus selama ini bersama Indonesia dan juga negara-negara pendukung Palestina," kata Cak Imin seusai acara.
Cak Imin bertemu dubes Timur Tengah. (Samsudhuha/detikcom) |
"Harus terus dilanjutkan untuk mendukung Palestina menjadi negara yang mandiri tidak diganggu dan tidak diintervensi oleh Amerika maupun Israel," imbuhnya.
Cak Imin berharap di negara-negara dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bisa terus terbangun mendukung Palestina. Menurutnya, hasil sidang Majelis Umum PBB soal Palestina harus disyukuri tapi semua negara, menurutnya, tetap mesti waspada.
"Sebagai negara-negara yang mendukung demokrasi, mestinya keputusan PBB ini harus diterima dan dilaksanakan oleh semua bangsa," ucap Cak Imin.
Cak Imin bertemu para dubes Timur Tengah. (Samsudhuha/detikcom) |
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun, yang juga hadir dalam acara ini, mengatakan hak-hak Palestina harus dikembalikan. Solidaritas negara-negara Islam, termasuk Indonesia, menurutnya, harus tetap digalang.
"Ini adalah pesan yang jelas dan tegas bahwa Palestina adalah milik bangsa Palestina. Hak Palestina harus kembali kepada bangsa Palestina dan inilah yang dimaksud solidaritas negara-negara Islam," tutur Zuhair.
"Inilah yang dimaksud solidaritas negara Indonesia. Kita harus mendukung yang benar dan menolak penjajahan yang dilakukan oleh Israel ini," imbuh dia. (elz/elz)












































Cak Imin bertemu dubes Timur Tengah. (Samsudhuha/detikcom)
Cak Imin bertemu para dubes Timur Tengah. (Samsudhuha/detikcom)