Demo DPRD, Mahasiswa Makassar Blokir Jalan Trans Sulawesi
Kamis, 09 Jun 2005 14:21 WIB
Makassar - Demo mahasiswa dan warga di kantor DPRD Pangkep, Sulawesi Selatan, memanas. Mahasiswa menutup jalan ke arah Pangkep dan membakar ban. Aksi mereka dihadang aparat.Sekitar 200 orang pendemo terkonsentrasi di Jalan Hasanuddin, Pangkep, sekitar 60 km dari Makassar. Jalan ini merupakan jalan trans Sulawesi yang merupakan jalur utama yang menghubungkan kota-kota lain di Sulawesi, termasuk Pangkep.Massa tampak berkerumun dan terus melakukan orasi. Akibatnya, kendaraan yang akan melewati jalan tersebut dialihkan ke jalur lain yakni lewat Jalan Cempaka dan Jalan Matahari.Mahasiswa pun dihadang sekitar sekitar 100 aparat yang mengenakan masker dan tameng. Aksi dorong mendorong antara dua kubu tak terelakkan. Mahasiswa tambah nekat dengan membakar ban di tengah jalan. Sebelum api membesar, aparat bergegas memadamkannya. Tapi, mahasiswa terus melakukan bakar ban bekas dan akhirnya aparat pun membiarkan aksi itu. Tak hanya itu, mahasiswa terus berusaha menerobos barikade aparat. Mereka berniat menutup bagian lain Jalan Hasanuddin yang mengakses ke Kabupaten Pengkep. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. Mahasiswa tampak mengatur strategi dan mundur beberapa langkah dari aparat.Massa mendatangi Gedung DPRD Pangkep di Jalan HM Arsyad, Pangkep, Kamis (9/6/2005) mendesak agar DPRD membatalkan 3 calon bupati yang telah ditetapkan KPUD. Sebelumnya pada tanggal 1 Mei 2005 lalu, KPUD Pangkep telah menetapkan satu orang calon saja yang lolos dalam pilkada. Namun tiba-tiba pada tanggal 5 Mei, KPUD Pangkep menetapkan lima orang calon yang lolos. Hal inilah yang memunculkan polemik.
(aan/)











































