Giliran Putra Novanto Rheza Herwindo Penuhi Panggilan KPK

Giliran Putra Novanto Rheza Herwindo Penuhi Panggilan KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Jumat, 22 Des 2017 10:18 WIB
Giliran Putra Novanto Rheza Herwindo Penuhi Panggilan KPK
Foto: Nur Indah/detikcom
Jakarta -

Anak sulung Setya Novanto, Rheza Herwindo, memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait dugaan korupsi proyek e-KTP. Adiknya, Dwina Michaella, diperiksa lebih dulu, kemarin.

Rheza tiba di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2017) pukul 09.47 WIB. Dia mengenakan kemeja putih dan celana jins.

Rheza didampingi tiga orang yang mengawal di sekelilingnya. Tidak ada satu keterangan pun yang diberikannya. Rheza diam tak menjawab pertanyaan. Rheza masuk menuju resepsionis, kemudian naik ke ruang penyidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabag Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha memberi konfirmasi Rheza akan menjadi saksi untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Kemarin (21/12), KPK memeriksa Dwina untuk tersangka yang sama.

"Rheza Herwindo akan dimintai keterangan atas tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo)," ucap Priharsa.


Dalam surat dakwaan Novanto yang dibacakan Rabu (13/12), Rheza dan istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, disebut membeli saham perusahaan yang merupakan holding PT Murakabi Sejahtera, yang ikut dalam konsorsium proyek e-KTP.

PT Murakabi Sejahtera tergabung dalam Konsorsium Murakabi, yang difungsikan sebagai perusahaan pendamping yang telah diatur. Konsorsium Murakabi terdiri atas PT Murakabi Sejahtera, PT Aria Multi Graphia, PT Stacopa Raya, dan PT Sisindocom Lintasbuana.

Menurut jaksa, PT Murakabi Sejahtera merupakan perusahaan yang dikendalikan Novanto melalui keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, serta istri dan anaknya.

Terkait proses penyidikan dugaan korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini, KPK juga sudah memblokir rekening keluarga Novanto, yakni Deisti, Rheza, serta Dwina Michaella.

(nif/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini