Demo Mahasiswa di DPRD Pangkep Ricuh
Kamis, 09 Jun 2005 13:33 WIB
Makassar - Aksi demo mahasiswa dan warga di kantor DPRD Pangkep, Sulawesi Selatan, ricuh. Sekitar 200 pendemo memaksa masuk gedung DPRD dan terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian yang menghadang di pintu gerbang. Akhirnya, massa berhasil menjebol barisan polisi, namun satu orang peserta aksi harus babak belur dihajar petugas.Demo yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita sampai saat ini masih berlangsung. Massa berhasil masuk halaman kantor DPRD Pangkep di Jalan HM Arsyad, Pangkep, Kamis (9/6/2005). Mereka mendesak agar DPRD membatalkan 3 calon bupati yang telah ditetapkan KPUD. Pangkep terletak 60 km dari Makassar.Awalnya, demo hanya dilakukan oleh sekitar 60 orang dari Ikatan Pelajar Pemuda dan mahasiswa Pangkep. Mereka memaksa masuk gedung DPRD. Namun ratusan polisi menghadangnya.Situasi mulai memanas saat ratusan massa mulai berdatangan. Mereka kemudian bergabung dan kembali memaksa masuk. Dua pintu gerbang gedung DPRD akhirnya berhasil didobrak.Mahasiswa kemudian masuk ke gedung DPRD dan menemui Ketua DPRD Pangkep Syamsudin. Ia sebelumnya sudah berjanji akan memberitahukan hasil rapat pleno antara DPRD Pangkep dan KPUD hari ini.Namun, ternyata DPRD menolak memberikan penjelasan hasil pertemuan antara KPUD dan DPRD Pangkep yang membahas soal penetapan calon bupati Pangkep dalam pilkada.Untuk diketahui, sebelumnya pada tanggal 1 Mei 2005 lalu, KPUD Pangkep telah menetapkan satu orang calon saja yang lolos dalam pilkada. Namun tiba-tiba pada tanggal 5 Mei, KPUD Pangkep menetapkan lima orang calon yang lolos. Hal inilah yang memunculkan polemik.
(jon/)











































