Panglima TNI Usul Pembentukan Satgas Antiteror

Panglima TNI Usul Pembentukan Satgas Antiteror

- detikNews
Kamis, 09 Jun 2005 13:10 WIB
Jakarta - Teror bom kian marak. Setelah bom di Tentena, bom juga meledak di halaman rumah Abu Jibril. Keberadaan Satgas Antiteror makin dirindukan.Demikian yang mengemuka dalam raker Komisi I dan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2005).Anggota Komisi I DPR Permadi dan Suripto mengajukan pertanyaan yang sama pada Panglima TNI mengenai peran TNI dalam mengatasi teror bom."Untuk perangi teror, kita minta agar pemerintah membuat Satgas Antiteror yang melibatkan badan intelijen yang dimiliki," jawab Panglima TNI.Menurut dia, dengan kerjasama antarintelijen yang ada di Indonesia, dapat dilakukan kerja-kerja preventif terhadap usaha-usaha terorisme."Satgas tersebut diminta tidak sekadar berkoordinasi. Tetapi betul-betul dibuat badan satuan tugas sehingga arogansi sektoral bisa dieliminasi," ujarnya.Dipaparkan dia, dalam konteks memerangi teorisme, TNI mempunyai dua kemampuan. Pertama, unit intelijen yang bertugas mengidentifikasi terorisme. Kedua, unit antiteror TNI yang bertugas melakukan pembebasan terhadap sandera saat teror berlangsung. "Langkah preventif ini perlu segera dilakukan agar korban tidak lagi berjatuhan. Rakyat akan senang kalau tahu siapa pelaku. Tetapi akan lebih senang kalau anak-anaknya tidak mati karena teror," tutur Panglima TNI.Satgas Antiteror saat ini telah dimiliki Mabes Polri. Jajaran Polri juga punya Detasemen Khusus 88 Antiteror. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads