Konsep Tanah Abang Versi Anies: Ojek, PKL, Pejalan Kaki Difasilitasi

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 21 Des 2017 14:55 WIB
Anies mengumumkan konsep penataan Tanah Abang. (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja mengumumkan penataan kawasan Tanah Abang. Dalam konsep penataan tersebut, Anies mengakomodasi semua pihak, termasuk ojek, PKL, dan pejalan kaki.

Anies membuat terobosan dengan menutup satu jalur di depan Stasiun Tanah Abang untuk tempat berjualan 400 PKL. Dengan adanya tempat berjualan bagi PKL, trotoar diharapkan akan steril dan bisa dipakai pejalan kaki.

"Tanah Abang bukan hanya bersejarah, tapi juga wajah Indonesia di dunia internasional," kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017).



Anies mengatakan kawasan Tanah Abang bukan hanya pusat ekonomi, tapi juga transit bagi warga. Dia menuturkan banyak tamu mancanegara yang berkunjung ke Tanah Abang sehingga perlu diterapkan strategi yang baik untuk menatanya.

"Yang datang ke Tanah Abang bukan hanya bekerja. Tapi juga tamu-tamu dari mancanegara. Maka penataan kawasan ini sangat strategis," jelasnya

"Ini pusat perekonomian, juga pusat perpindahan. Ini merupakan pusat transit paling padat," imbuhnya.



Anies ingin polemik antara PKL dan pejalan kaki bisa diakhiri dengan solusi ini. Dia menuturkan semua warga akan mendapatkan fasilitas di Tanah Abang.

"Semua yang mendapatkan manfaat dari kawasan ini dikelola, difasilitasi," sebutnya.

Anies tak hanya memfasilitasi pedagang dan pejalan kaki. Dia juga menyediakan tempat bagi pengemudi ojek untuk menunggu penumpang dengan nyaman.

"Ojek online difasilitasi, PKL difasilitasi, pedagang difasilitasi, pejalan kaki difasilitasi. Ini menjadi solusi masyarakat yang rutin ke Tanah Abang," sebutnya.



Pemprov DKI, menurut Anies, menyediakan 10 bus TransJ bagi warga untuk berpindah tempat. Dengan adanya penutupan jalur tersebut, terdapat pula modifikasi trayek angkutan umum. Mobil pribadi juga tidak bisa masuk kawasan tersebut mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. (fdu/imk)