Wapres Minta Australia Cepat Tangkap Pelaku Teror KBRI

Wapres Minta Australia Cepat Tangkap Pelaku Teror KBRI

- detikNews
Kamis, 09 Jun 2005 11:57 WIB
Jakarta - Teror terhadap KBRI di Canberra, Australia, telah sembilan hari berlalu. Namun hingga kini Kepolisian Federal Australia (AFP) belum berhasil menangkap pelakunya. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun mengharapkan Australia bisa segera menangkap si pelaku."Saya yakin pemerintah Australia punya kemampuan untuk itu (segera menangkap). Jangan lupa pada waktu bom Bali secara teknis justru kita banyak dibantu oleh pemerintah Australia, sehingga kita harapkan mereka cepat menangkap pelaku," kata Wapres.Harapan ini disampaikan Wapres Jusuf Kalla usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) II Hidayatullah di Kantor Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (9/6/2005).KBRI di Canberra, Australia mendapat surat teror berisi serbuk putih pada 1 Juni lalu. Kedutaan pun ditutup untuk penyelidikan. Semula serbuk itu diduga bakteri anthrax. Namun dari hasil pemeriksaan, bubuk tersebut bukan anthrax dan tidak berbahaya. "Keterangan resmi pemerintah Australia bukan anthrax," kata Kalla.Berbeda dengan opini yang beredar, tim gabungan AFP dan Polri juga menyimpulkan teror tersebut tidak terkait kasus Schapelle Corby. Corby adalah warga Australia yang divonis 20 tahun penjara dalam perkara penyelundupan mariyuana seberat 4,2 kg.Tim juga menyimpulkan pengirim surat teror berisi serbuk merupakan orang yang mengerti tata bahasa Indonesia. Pengirim diduga menggunakan kamus untuk menulis surat berbahasa Indonesia yang disertakan dalam paket surat teror itu. (iy/)


Berita Terkait