DetikNews
Rabu 20 Desember 2017, 17:06 WIB

Penjelasan Marsekal Hadi Pilih Kepala Bais dari Pati TNI AU

Zunita Amalia Putri - detikNews
Penjelasan Marsekal Hadi Pilih Kepala Bais dari Pati TNI AU Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok. Puspen TNI)
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memilih perwira tinggi (pati) dari TNI AU sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Apa alasannya?

Jabatan Kepala Bais baru saja dipindahkan dari Mayjen Ilyas Alamsyah, perwira tinggi TNI AD, kepada Marsda Kisenda Wiranata Kusuma, yang merupakan perwira tinggi TNI AU. Keputusan tersebut dikeluarkan pada Selasa (19/12) kemarin dengan Nomor Kep/1042/XII/2017.

Hadi tak banyak bicara soal pilihannya itu. Untuk diketahui, ini kedua kalinya perwira TNI AU menjabat sebagai Kepala Bais. Posisi Kepala Bais pernah disandang oleh perwira tinggi dari tiga matra TNI. Namun selama ini posisi tersebut kebanyakan diisi oleh jenderal angkatan darat.


"Penjelasan saya sudah tahu, kan? Profesionalitas dan manned system di jabatan TNI," ujar Marsekal Hadi saat ditanya soal dipilihnya pati TNI AU untuk posisi Kepala Bais.

Hal tersebut disampaikan Hadi di Markas Divisi I/Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Rabu (20/12/2017). Sebelum mengeluarkan mutasi soal Kepala Bais, Marsekal Hadi baru saja mengeluarkan surat keputusan untuk menganulir mutasi 16 pati.

Pembatalan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI. Keputusan itu disebutkan perubahan pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Jenderal Gatot Nurmantyo pada 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI atas nama 84 perwira tinggi TNI, termasuk Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi.


"TNI memiliki petunjuk administrasi yang baku dan di situ dilaksanakan mulai bertahap, mulai dari satuan bawah. Artinya mulai dari pembinaan kesatuan sampai dengan masuk kepada Mabes TNI. Jukmin (petunjuk pimpinan) yang baku itu tidak mengenal yang namanya like and dislike," terang Hadi menjelaskan soal anulir mutasi 16 pati.

Sebelumnya diberitakan, TNI baru saja melakukan mutasi jabatan untuk pertama kali sejak Marsekal Hadi dilantik sebagai Panglima TNI. Selain Kepala Bais, Wakil Kepala Bais juga diganti.

Saat ini perwira TNI AD yang menjabat sebagai Waka Bais adalah Brigjen Joni Supriyanto, yang sebelumnya menjabat Staf Khusus KSAD. Dia menggantikan perwira tinggi TNI AU, Marsda Donny Ermawan, yang kini menjabat Staf Khusus KSAU. Total ada 28 perwira yang dimutasi pada keputusan Panglima kali ini.
(elz/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed