"Hari ini ada pasien WNA di RS Siloam, Karawaci, (terkena) difteri," kata Kasi Surveillance Imunisasi dan Krisis Kesehatan Dinkes Banten Rostiana kepada detikcom di Serang, Banten, Rabu (20/12/2017).
Pasien tersebut, Rostiana mengatakan, saat ini sedang dirawat dengan pemberian antibiotik selama 2 hari atau 48 jam. Setelah itu, dilakukan observasi perkembangan pasien dan setelah 48 jam pihak rumah sakit akan memberikan anti-difteri serum (ADS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, jumlah korban wabah yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheria itu di Banten terus meningkat. Per hari ini, total pasien yang terjangkit bakteri ini menjadi 114 orang se-Provinsi Banten pada 2017.
Di RSUD Kota Tangerang, saat ini terdapat 9 pasien yang dirawat di ruang isolasi. Di RSUD Tangerang sebanyak 11 pasien, RS Hermina Bitung 3 pasien, RS Drajat Prawiranegara Serang 4 orang, RSUD Banten 8 pasien, dan RSUD Pandeglang 3 pasien. (bri/asp)











































