Bareskrim Buru 1 Tersangka Sindikat Ekstasi Kapsul Apartemen Sunter

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 20 Des 2017 16:34 WIB
Polisi tangkap 4 orang tersangka kasus pabrik narkoba rumahan di Apartemen Green Lake Sunter, Rabu (20/12/2017) Foto: Samsdhuha Wildansyah-detikcom
Jakarta - Bareskrim Polri memburu satu orang tersangka sindikat pabrik rumahan ekstasi kapsul dan sabu kemasan kotak bekas minuman. Joy diburu karena diduga menjadi otak dari sindikat yang memproduksi narkoba di Apartemen Green Lake Sunter, Jakarta Utara.

"Jadi yang racik (narkoba) langsung adalah Joy yang sekarang DPO," ujar Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto dalam jumpa pers di Apartemen Green Lake Sunter, Jakut, Rabu (20/12/2017).

Tersangka meracik serbuk ekstasi dan dimasukkan ke dalam kapsul lalu dibungkus menggunakan plastik. Para tersangka juga memasukkan sabu dalam kotak bekas minuman.

"Ini modus baru dimasukkan dalam kapsul dan kali ini baru kita ungkap. Jadi semua barang pemasoknya dari Joy, tapi Joy masih kita buru," sambung Eko.

Terkait pabrik narkoba rumahan, tim Bareskrim menangkap AGM, KVL, HLR dan AS alias Bule. Para tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 3 5 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Eko menerangkan sabu dalam kemasan kotak bekas minuman dijual dengan harga per gramnya Rp 1,5 juta. Sedangkan Happy Five dijual per butirnya Rp 250 ribu.

"Narkotika jenis ekstasi ini dapat dipasarkan dengan harga per butir Rp 300 ribu," sebut Eko.



(fdn/idh)