DetikNews
Rabu 20 Desember 2017, 11:45 WIB

Kursi Ketua Harian Golkar Dikabarkan Dihapus, Ini Kata Nurdin Halid

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kursi Ketua Harian Golkar Dikabarkan Dihapus, Ini Kata Nurdin Halid Foto: (Andhika Prasetia/detikcom).
FOKUS BERITA: Munaslub Golkar
Jakarta - Munaslub Golkar memberi mandat kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk merevitalisasi dan merestrukturisasi pengurus DPP. Isu beredar posisi Ketua Harian Golkar yang kini dijabat Nurdin Halid akan dihilangkan.

Nurdin menanggapi isu tersebut. Dia menyebut bisa saja Airlangga menghilangkan posisi ketua harian Golkar.

"Bagi saya jabatan itu amanah. Ada dan tidak ada ketua harian tergantung ketua umum," ujar Nurdin di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

[Gambas:Video 20detik]


Meski demikian, Nurdin menyebut restrukturisasi DPP Golkar tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Rumah Tangga Golkar. Pasal 6 AD/ART Golkar, dikatakan Nurdin, telah jelas struktur kepengurusan Golkar.

"Jadi kalau ketua umum melakukan restrukturisasi, misalnya korbid-korbid sekarang ada 8, mungkin bisa dikembangkan atau dikurangi. Nomenklatur dalam AD/ART menurut pandangan saya tidak boleh berubah karena akan melanggar AD/ART," ujarnya.

Dilanjutkan Nurdin, dirinya menyerahkan sepenuhnya soal revitalisasi dan restrukturisasi kepengurusan Golkar. Dia mengisyaratkan tak akan intervensi.

Isu lain Nurdin akan dipindahkan menjadi korbid kepartaian Golkar setelah posisi ketua harian dihapus. Apa respons Nurdin?

"Hahaha, saya belum tahu itu. Pokoknya saya bersama seluruh peserta Munas punya pikiran yang sama bahwa ketua umum harus menciptakan teamwork yang kuat, yang solid dan memiliki kualifikasi seorang kader serta memiliki kapasitas untuk membantu ketua umum dalam mengakselerasikan daripada program kerja partai," jawab Nurdin.
(gbr/tor)
FOKUS BERITA: Munaslub Golkar
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed