Pembunuhan itu juga melibatkan tiga tersangka lain, yaitu R (30), DS (23), dan RD (28).
Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung mengatakan perencanaan pembunuhan dilakukan setelah pelaku utama ditolak cintanya oleh korban. Pada Sabtu (25/11), pelaku utama bercerita kepada R (30) dan diungkapkan untuk merencanakan pembunuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka di sungai ini pembunuhan berencana, si tersangka (utama) dan R itu sudah merencanakan tanggal 25 (November). Tanggal 28-nya mereka memastikan lagi," kata Gogo kepada wartawan di Mapolres Serang, Banten, Selasa (19/12/2017).
Pada Kamis (30/11) malam, pelaku utama beserta tiga rekannya melakukan aksi kejamnya.
Menurutnya, karena pelaku utama tahu bahwa korban sering lewat salah satu counter mengantar barang jualan, ia kemudian menelepon. Pelaku utama meminta korban memberikan tumpangan ke salah satu ATM terdekat.
"Neng, ke sini, ketemu saya, yuk. Anterin saya (untuk) terakhir kali ngambil ATM," kata Gogo menirukan.
Dari situ, pelaku utama dengan korban lalu pergi ke arah Sungai Cibongor. Sedangkan R dan DS mengikuti dari belakang.
Di lokasi tersebut, ketiganya melakukan pembunuhan disertai pemerkosaan. Setelah tahu bahwa korban meninggal, pelaku kemudian menyimpan mayat di semak-semak.
Lalu, sekitar tengah malam, pelaku utama, R, DS, dibantu oleh RD memindahkan mayat ke dalam sungai.
"Tapi, karena musim hujan, badan membengkak otomatis dorongan air muncul mayat ini," katanya (asp/asp)










































