"Ada beberapa saksi bilang, beberapa hari lalu orang ini pernah keliling dan pernah ganti tempered glass di deket toko saya. Dia bilang ke pedagang situ dia (pelaku) punya toko emas," kata Upi yang merupakan penjual handphone kepada detikcom, Selasa (19/12/2017).
Ketika melihat pelaku menggendong anak bungsunya, pada Senin (18/12) kemarin, Upi sempat mengira pelaku adalah sama-sama pedagang di ITC Kuningan. Maka dari itu, Upi pun tidak meneriakinya 'penculik' ketika tahu putranya dibawa pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upi baru menyadari kalau pria tersebut mencoba menculik putranya setelah melihat rekaman CCTV tokonya. Dari rekaman CCTV itu, terlihat pelaku membawa secara paksa putranya yang sedang bermain dengan kakaknya dan juga teman seusianya lima meter dari tokonya.
"Saya baru ngeh, itu penculik setelah teman saya yang di depan toko saya itu nanya 'tadi nanya apa' terus saya jelaskan apakah pria itu user dia atau bukan, teman saya malah tanya 'lha bukannya dia orang toko?' Saya jawab 'enggak bukan, enggak ada orang toko'," paparnya.
"Akhirnya saya sadar bahwa anak saya dibawa orang. Lebih sadar lagi saat lihat CCTV di toko kan ada dua, sama CCTV gedung itu kelihatan dia bawa anak saya waktu lagi main," tutur Upi. (mei/nvl)











































