Ibu yang Bocahnya Nyaris Diculik di ITC Minta Pelaku Ditangkap

Ibu yang Bocahnya Nyaris Diculik di ITC Minta Pelaku Ditangkap

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 19 Des 2017 12:32 WIB
Ibu yang Bocahnya Nyaris Diculik di ITC Minta Pelaku Ditangkap
Pelaku yang mencoba menculik anak di ITC Kuningan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Emir (3) nyaris dibawa penculik di Mal ITC Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, ketika ibunya sedang pergi ke toilet. Ibu korban, Upi (28), berharap pelaku segera ditangkap.

"Iya, mudah-mudahan pelaku segera ditangkap dan semoga kejadian ini tidak terulang sama yang lain," kata Upi saat dihubungi detikcom, Selasa (19/12/2017).

Upi mengaku pihak Polsek Setiabudi telah mendatanginya dan mewawancarainya terkait kejadian yang sempat viral di media sosial itu. Upi berharap polisi segera menangkapnya untuk mengetahui motif pelaku menculik anaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pribadi ingin tahu motifnya apa, karena sekarang kan banyak human trafficking," imbuh Upi.




Peristiwa itu terjadi pada Senin (18/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Upi, yang juga pedagang ponsel di lantai 3 mal tersebut, saat itu sedang pergi ke toilet untuk mencuci tangan.

Tidak lama dia di toilet, tiba-tiba mendengar anak bungsunya itu berteriak. Sebelum mengejar pelaku, Upi sempat bertanya kepada pedagang di depan tokonya perihal pria misterius yang menggendong anaknya itu.

"Saya kan ngelihat anak saya kok digendong orang, siapa. Terus saya tanya ke toko depan saya, 'Bang, itu user Abang?' Mungkin karena dia sedang menelepon waktu saya tanya itu, jadinya cuma ngangguk," sambung Upi.

Karena mengira pelaku adalah rekanan sesama pedagang di ITC Kuningan, Upi pun tidak meneriakinya 'penculik'. Namun Upi mengejar pelaku dan mengatakan kepada pelaku bahwa yang dibawa adalah anaknya.

"Saya bilang, 'Pak, itu anak saya', terus saya suruh anak saya 'turun' dengan agak tinggi sambil saya pegang tangannya, barulah anak saya turun dan pelaku pergi," tuturnya.

Peristiwa itu menjadi pelajaran berharga bagi Upi. Upi, yang setiap saat membawa anaknya ke tempat kerjaan, akan lebih waspada dalam menjaga anaknya.

"Iya, saya beruntung masih dilindungi Allah. Ke depan saya lebih mawas diri, pelajaran buat saya biar lebih waspada," imbuhnya. (mei/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini