TPF Periksa Polly untuk Modal Periksa Hendro
Rabu, 08 Jun 2005 17:30 WIB
Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian Munir makin 'menggencarkan' investigasinya. TPF makin memfokuskan pada dugaan hubungan antara oknum anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dengan tersangka Pollycarpus Budihari Priyanto.Polly hari ini kembali diperiksa TPF. Pemeriksaan pilot senior Garuda Indonesia kali ini sebagai modal untuk pemeriksaan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono."Ya, kita mempersiapkan untuk ke arah itu (pemeriksaan Hendro)," kata Sekretaris TPF Usman Hamid, usai enam jam pemeriksaan TPF terhadap Polly di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2005).Hasil pemeriksaan Polly makin meyakinkan TPF tentang adanya konspirasi besar untuk membunuh Munir. "Kita bisa melihat semakin gamblang, ada sebuah konspirasi atas pembunuhan aktivis HAM Munir," lanjut Usman.Materi yang didapat dari hasil pemeriksaan Polly akan digunakan sebagai persiapan materi pertanyaan kepada Hendro. Perihal apa yang akan ditanyakan kepada Hendro? Usman enggan membeberkan rencana materi pertanyaan itu. "Itu teknis mas, saya nggak bisa ceritakan," tukas Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) ini.Pada kesempatan itu, pengacara Polly, Wirawan Adnan membenarkan bahwa pemeriksaan TPF kali ini ingin mencari hubungan atau keterkaitan antara Polly dan lembaga BIN. "TPF punya keyakinan ada konspirasi oknum BIN yang melakukan pembunuhan terhadap Munir, tapi hal ini tidak dapat diperoleh dari keterangan yang diberikan Polly," ujar Wirawan.Sehingga, menurut Wirawan, TPF dan penyidik masih terus mencari adanya keterkaitan tersebut. "Saat ini TPF maupun penyidik belum mempunyai bukti yang kuat adanya keterkaitan antara Polly dengan lembaga BIN," imbuh Wirawan.
(ism/)











































